TITIKTEMU.CO - Shalat Jumat memiliki banyak keutamaan dan amalan yang dianjurkan oleh para ulama. Salah satu amalan mustajab yang diajarkan adalah wirid atau syair yang dinukil dari Syekh Abdul Wahhab Sya’roni. Amalan ini diyakini membawa keberkahan bagi siapa saja yang membacanya secara istiqamah.
Menurut Syekh Abdul Wahhab Sya’roni, siapa saja yang membaca doa atau syair ini setiap hari Jumat, maka Allah akan mewafatkannya dalam keadaan Islam. Artinya, doa ini menjadi salah satu bentuk ikhtiar agar seorang hamba selalu mendapat husnul khatimah.
Teks Doa yang Diamalkan
اِلٰهِي لَسْتُ لِلْفِرْدَوْسِ اَهْلًا
وَلَا أَقْوَى عَلٰى نَارِ الْجَحِيْمِ
فَهَبْ لِيْ تَوْبَةً وَاغْفِرْ ذُنُوْبِيْ
فَاِنَّكَ غَافِرُ الذَّنْبِ الْعَظِيْمِ
Artinya: “Tuhanku, aku bukanlah penghuni yang pantas untuk surga-Mu. Aku pun tidak sanggup masuk neraka. Karena itu, bukalah pintu tobat-Mu. Ampunilah segenap dosaku, karena sungguh Engkau adalah Zat yang Maha Pengampun atas dosa yang besar.”
Cara Mengamalkan Doa
- Dibaca 5 kali setelah shalat Jumat.
- Bisa dilakukan sebelum meninggalkan sajadah atau setelah shalat Ashar.
Amalan ini sederhana namun penuh makna. Dengan membacanya, seorang hamba mengakui kelemahannya, memohon ampunan, sekaligus berharap rahmat Allah SWT.
Baca Juga: Teks Bacaan Niat Mandi Hari Jum'at Lengkap dengan Tulisan Arab, Latin dan Artinya
Rujukan Kitab
Amalan ini disebutkan dalam kitab I’anah Thalibin karya Sayyid Syatha’ Ad-Dimyati. Kitab tersebut banyak dijadikan pegangan dalam tradisi pesantren dan majelis ilmu di kalangan Nahdlatul Ulama (NU).
Nilai Spiritual dalam Amalan
Amalan ini bukan sekadar bacaan, melainkan bentuk pengakuan seorang hamba bahwa dirinya tidak mampu masuk surga dengan amal semata, dan tak sanggup menanggung siksa neraka. Doa ini menjadi simbol kerendahan hati dan permohonan ampun kepada Allah yang Maha Pengampun.