Berdasarkan riwayat dari Hafshah RA, istri Rasulullah SAW, beliau tidak pernah meninggalkan puasa pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah. Ini termasuk salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan.
Namun, perlu diingat bahwa:
Tanggal 10 Dzulhijjah adalah Hari Raya Idul Adha (haram berpuasa)
Tanggal 11–13 Dzulhijjah adalah hari Tasyrik (juga diharamkan untuk berpuasa)
Jadi, puasa yang disunnahkan hanya dari tanggal 1 sampai 9 Dzulhijjah.
Dua Hari Istimewa: Puasa Tarwiyah dan Arafah
Dari 9 hari pertama Dzulhijjah, ada dua hari yang memiliki keutamaan luar biasa:
1. Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah)
Hari Tarwiyah adalah hari sebelum Arafah. Puasa di hari ini menjadi bentuk persiapan spiritual menuju puncak keutamaan di hari Arafah.
2. Puasa Arafah (9 Dzulhijjah)
Rasulullah SAW bersabda:
> “Puasa hari Arafah dapat menghapus dosa satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang.” (HR Muslim)
Namun, bagi jamaah haji yang sedang berada di Padang Arafah untuk wukuf, disarankan untuk tidak berpuasa agar tetap kuat menjalani rangkaian ibadah haji.
Baca Juga: Tragedi Longsor di Tambang Gunung Kuda Cirebon: 10 Korban Jiwa dan Kondisi Terkini