Kapan 1 Dzulhijjah 2024? Simak Jadwal Lengkap  Idul Adha, Hari Tasyrik, dan Libur Long Weekend di Sini!

photo author
Ganug Nugroho Adi, TitikTemu.co
- Rabu, 5 Juni 2024 | 16:15 WIB
Kapan 1 Dzulhijjah 2024? Simak Jadwal Idul Adha, Tasyrik, dan Libur Long Weekend di Sini! (Freepik)
Kapan 1 Dzulhijjah 2024? Simak Jadwal Idul Adha, Tasyrik, dan Libur Long Weekend di Sini! (Freepik)

TITIKTEMU.CO -  Bulan Dzulhijjah 2024 segera datang. Di bulan ke-12 atau bulan terakhir dalam kalender Islam, umat muslim akan merayakan Hari Raya Idul Adha.

Dzulhijjah termasuk satu dari 4 bulan haram di mana dianjurkan untuk menjalankan amalan-amalan sunah. Jadi, penting bagi umat Islam untuk mengetahui kapan tepatnya bulan Dzulhijjah  dimulai?

Mengacu pada kalender Islam Hijriah tahun 2024 rilisan Kemenag RI, tanggal 1 Dzulhijjah jatuh pada Sabtu 8 Juni 2024. Jadi, umat Islam akan menjalankan sholat Idul Adha 10 Dzulhijjah pada Senin 17 Juni 2024.

Baca Juga: INFO HAJI 2024: PPIH Intensifkan Persiapan Armuzna dan Kesiapan Jemaah 

Hasil Hisab Hakiki Wujudul Hilal dari Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah juga menyebut tanggal yang sama.  Demikian juga Nahdlatul Ulama (NU) menetapkan 1 Dzulhijjah jatuh pada 8 Juni.

Namun, pemerintah masih akan memutuskan secara resmi lewat sidang isbat yang digelar Kementerian Agama RI. Sidang isbat menentukan tanggal 1 Dzulhijah digelar 7 Juni di Auditorium Kemenag, Jakarta.

Apabila 1 Dzulhijah jatuh pada 8 Juni, maka hari Arafah pada 9 Dzulhijjah 1445 H jatuh pada Minggu 16 Juni, dan jadwal Idul Adha 1445 H pada pada Senin 17 Juni 2024.

Baca Juga: INFO HAJI 2024 : Kemenag Terbitkan Edaran Pembayaran Dam 

Dengan demikian, hari Tasyrik jatuh pada 18-20 Juni 2024. Hari Tasyrik adalah hari untuk makan, minum, dan menyebut Allah SWT. Terdiri dari tiga hari sesudah Idul Adha, yaitu 11, 12, dan 13 Dzulhulhijah.

Sebagaimana diriwayatkan Nabisyah Al-Hadzali, bahwa Rasulullah SAW bersabda, ”Hari-hari tasyrik adalah hari makan, minum, dan berzikir kepada Allah.” (HR. Muslim).

Penyebutan hari tasyrik ini merujuk kepada kehidupan umat muslim di zaman zaman Rasulullah SAW, di mana saat itu mereka menjemur daging kurban untuk dibuat dendeng.

Pada hari tasyrik, umat muslim haram untuk berpuasa. Amr ibn 'Ash meriwayatkan bahwa; “Bahwa hari-hari tasyrik itu merupakan hari ketika Rasulullah memerintahkan kita untuk berbuka dan melarang puasa.”

Baca Juga: Tanpa Visa Haji, 34 Jemaah Haji Dipulangkan ke Indonesia, Tiga Orang Diproses Hukum 

Jadwal Puasa, Lebaran Idul Adha, dan Hari Tasyrik

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ganug Nugroho Adi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X