TITIKTEMU.CO - Bulan Dzulhijjah termasuk salah satu bulan paling mulia dalam kalender Islam. Terutama 10 hari pertamanya, yang disebut-sebut sebagai hari-hari terbaik sepanjang tahun untuk melakukan berbagai amalan kebaikan.
Salah satu ibadah yang sangat dianjurkan adalah puasa sunnah mulai dari tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah.
Dalam buku Seri Fiqih Kehidupan karya Ustaz Ahmad Sarwat, dijelaskan bahwa orang yang berpuasa akan merasakan dua kebahagiaan: saat berbuka dan ketika kelak bertemu Allah. Rasulullah SAW bersabda:
> “Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan, yaitu kebahagiaan ketika berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya.” (HR Muslim)
Baca Juga: Jadwal Puasa Dzulhijjah 2025: Keutamaan, Niat, dan Cara Menjalankannya
Niat Puasa Dzulhijjah: Bacaan Arab dan Terjemahannya
Bagi Anda yang ingin melaksanakan puasa sunnah Dzulhijjah, berikut adalah bacaan niat yang bisa dibaca malam hari atau sebelum fajar:
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِي الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالٰى
Latin: Nawaitu shauma syahri Dzulhijjah sunnatan lillâhi ta‘âlâ
Artinya: “Saya niat puasa sunnah di bulan Dzulhijjah karena Allah Ta‘ala.”
Jika ingin niat secara spesifik untuk puasa Arafah atau Tarwiyah:
Niat Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah):
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالٰى
Niat Puasa Arafah (9 Dzulhijjah):
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالٰى
Baca Juga: Komnas Haji Usulkan Regulasi Jelas untuk Haji Furoda dalam Revisi UU Haji
Puasa Sunnah dari 1–9 Dzulhijjah: Amalan yang Dicontohkan Rasulullah