Baca Juga: Penanaman Pohon Kelengkeng Tanda Dimulainya Semarak Dirgantara 2024
Pendekatan umum undang-undang tersebut yaitu untuk mengidentifikasi jenis media apa yang dicakup oleh regulasi AI terhadap gambar dan video.
Selain itu juga dengan mewajibkan pengungkapan penggunaan AI, melarang pesan politik yang dihasilkan AI dalam kurun waktu tertentu menjelang pemilihan, serta mewajibkan pengungkapan metadata.
Kandidat AI di Pemilu Inggris
Jutaan warga Inggris menuju tempat pemungutan suara untuk memilih 650 anggota DPR, pada tanggal 4 Juli 2024 lalu.
Seorang pengusaha di Inggris Selatan, mengajukan diri sebagai kandidat dalam pemilihan umum Inggris sebagai Anggota Parlemen AI pertama.
AI Steve adalah seorang calon dalam daftar kandidat untuk pemilihan umum 4 Juli di Brighton Pavilion, yang terakhir dipegang oleh Caroline Lucas yang mengundurkan diri .
Baca Juga: Samsung Galaxy Z Flip 6 dan Z Fold 6 Bakal Unggulkan Fitur Galaxy AI
Orang dibalik AI Steve adalah Steve Endacott, seorang wirausahawan yang tinggal di Rochdale, dan memiliki rumah di Brighton.
Endacott yang merupakan pimpinan perusahaan kecerdasan buatan bernama Neural Voice, dirinya menghadiri parlemen untuk memberikan suara pada kebijakan sebagaimana dipandu oleh masukan AI Steve dari konstituennya.
Endacott mengklaim perwakilan AI Steve ini akan menjawab kekhawatiran dan pertanyaan konstituen menggunakan suara Endacott dan avatar.
“AI Steve diciptakan untuk memastikan bahwa warga Brighton dan Hove memiliki akses 24 jam sehari dan 7 hari seminggu, untuk menyampaikan pendapat dan membuat kebijakan,” kata Endacott saat berkampanye di Brighton.
Endacott mengungkapkan bahwa AI Steve memahami nilai uang dan sangat menghargai bahwa keberhasilan eksploitasi bisnisnya telah membuatnya relatif kaya dan mampu memasuki dunia politik tanpa membutuhkan imbalan finansial yang dicari orang lain.
Namun Smarter UK sebagai partai yang mengusungnya tidak mendaftar tepat waktu untuk pemilihan umum, sehingga AI Steve gagal maju dalam pemilihan lokal di Rochdale.***