TITIKTEMU.CO - Haji merupakan rukun islam yang kelima. Umat Islam diwajibkan untuk melaksanakan ibadah haji bagi orang yang mampu secara materi dan juga secara fisik.
Dalam pelaksanaannya, haji tentunya seseorang harus dilakukan berdasarkan syarat, rukun haji dan faham akan tata caranya.
Jika seseorang tidak memenuhi syarat dan rukunnya, maka ibadah haji yang dilakukan tidak sah.
Baca Juga: INFO HAJI 2024: Awas Jangan Berlebihan Gunakan Lakban pada Barang Bawaan
Berikut ini 6 rukun haji yang tidak boleh ditinggalkan:
1. Ihram
Ihram dalam haji sejenis dengan takbiratul ihram dalam shalat. Ihram menandai masuknya seseorang dalam rangkaian manasik haji dengan niat haji di dalam hati.
2. Wukuf
Wukuf adalah kehadiran seseorang di Arafah meski sejenak sekalipun tertidur atau hanya melewati area wukuf.
Hadir di Arafah meski sejenak di antara Zuhur 9 Dzulhijjah hingga 10 Dzulhijjah.
3. Tawaf
Tawaf adalah mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali dalam keadaan suci yang diawali dari arah Hajar Aswad.
Jamaah haji sudah boleh melakukan tawaf ifadhah mulai dari tengah malam 10 Dzulhijjah. Kalau sebelumnya, maka tawaf ifadhahnya tidak sah.