TITIKTEMU.CO, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyiapkan program badal haji di setiap operasional penyelenggaraan ibadah haji. Program ini menjadi bagian dari layanan yang disiapkan bagi jemaah yang memenuhi kriteria.
Ada tiga kelompok jemaah yang bisa dibadalhajikan. Pertama, jemaah yang wafat di asrama haji Embarkasi atau Embarkasi Antara, saat dalam perjalanan keberangkatan ke Arab Saudi, atau di Arab Saudi sebelum wukuf di Arafah.
“Kedua, jemaah yang sakit dan tidak dapat disafariwukufkan. Ketiga, jemaah yang mengalami gangguan jiwa,” kata Akhmad Fauzin Kepala Biro Humas, Data dan Informasi Kementerian Agama.
Fauzin menyampaikan, pelaksanaan badal haji melalui sejumlah tahapan. Pertama, pendataan jemaah wafat sampai dengan 9 Zulhijjah jam 11.00 waktu Arab Saudi (WAS). Kedua, penyiapan petugas badal haji di Kantor Daker Makkah. Ketiga, petugas badal haji diberangkatkan ke Arafah pada pukul 11.00 WAS pada 9 Zulhijjah.
Baca Juga: INFO HAJI 2024 : Jemaah Haji Indonesia Wafat Di Hari Kedua Kedatangan Jemaah Di Madinah
“Keempat, petugas badal haji melaksanakan wukuf dan dilanjutkan rangkaian ibadah haji yang bersifat rukun dan wajib, sampai dengan seluruh raangkaiannya selesai dan diakhiri dengan bercukur sebagai tanda tahallul,” jelas Fauzin.
Tahap selanjutnya, ujar Fauzin, petugas badal haji menandatangani surat pernyataan telah selesai melaksakan tugas badal haji. PPIH Arab Saudi lalu menerbitkan sertifikat badal haji.
“Sertifikat badal haji diserahkan ke petugas kloter (kelompok terbang) untuk diberikan ke keluarga jemaah yang dibadalkan,” ujarnya.
haji
Baca Juga: Calon Jemaah Haji Yogyakarta Pamitan Ke KGPAA Paku Alam X, Ini Pesannya
“Pelaksanaan badal haji tidak dipungut biaya atau gratis,” tegasnya.
PPIH Arab Saudi, kata Fauzin, terus mengimbau para jemaah haji, khususnya lansia, untuk tetap menjaga kesehatan dan menghindari aktivitas di luar ruang. Saat ini, kondisi cuaca di Madinah sangat panas, dengan suhu mencapai 40 derajat celcius.
“Khusus jemaah lansia, jangan memaksakan diri untuk melaksanakan ibadah sunah. Jangan memaksakan diri jika kondisi fisiknya tidak memungkinkan salat berjamaah di Masjid Nabawi. Jemaah bisa menunaikan salat jamaah di hotel, untuk menghindari kelelahan,” pesannya.
Baca Juga: INFO HAJI 2024 : Ini Alasan Kenapa Paspor Jemaah Haji Harus Ada Di Tas Selempang
“Jangan sungkan untuk meminta bantuan petugas, sejak di embarkasi, selama penerbangan, hingga di Tanah Suci. Bila mengalami kesulitan dan membutuhkan bantuan, segera hubungi Petugas Haji Indonesia,” tandasnya.
Artikel Terkait
INFO HAJI 2024 : Ini Dia Jarak Akomodasi Haji Terjauh Di Madinah Dari Masjid Nabawi
INFO HAJI 2024 : Ini Alasan Kenapa Paspor Jemaah Haji Harus Ada Di Tas Selempang
INFO HAJI 2024 : Jemaah Haji Sudah Ditentukan Tempat Akomodasinya, Dimana Saja?
Calon Jemaah Haji Yogyakarta Pamitan Ke KGPAA Paku Alam X, Ini Pesannya
INFO HAJI 2024 : Jemaah Haji Indonesia Wafat Di Hari Kedua Kedatangan Jemaah Di Madinah