TITIKTEMU.CO, - Memasuki akhir Ramadhan atau 10 hari terakhir bulan yang penuh berkah ini, umat Islam memanfaatkan dengan memaksimalkan ibadah terbaik, hal itu menandakan bahwa tinggal sedikit waktu Ramadan tahun ini akan berakhir.
Sebagai seorang Muslim yang harus berpisah dengan bulan yang penuh berkah dan rahmat dari Allah SWT, tentunya menimbulkan kekhawatiran.
Apakah kita masih bisa bertemu lagi dengan Ramadan berikutnya di tahun depan, dengan segala keterbatasan umur yang kita miliki?
DDirangkum Titiktemu.co dari beberapa sumber, berikut penjelasan momentum 10 hari terakhir Ramadan yang bisa dimanfaatkan oleh umat Muslim untuk lebih mendekati diri kepada Allah SWT.
Pada malam-malam terakhir di bulan Ramadhan ini ada malam yang dapat disebut sebagai Lailatul Qadar. Lailatul Qadar merupakan malam yang penuh kemuliaan bagi umat Muslim di bulan Ramadhan.
Disebut dalam Al Quran Surat Al Qadr ayat 5, Allah subhanahu wa ta’ala menjelaskan tentang kemuliaan malam tersebut.
إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ ﴿١﴾ وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ ﴿٢﴾ لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ ﴿٣﴾ تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ ﴿٤﴾ سَلَامٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ الْفَجْرِ ﴿٥﴾
Innā anzalnāhu fī lailatil-qadr, wa mā adrāka mā lailatul-qadr, lailatul-qadri khairum min alfi syahr, tanazzalul-malā`ikatu war-rụḥu fīhā bi`iżni rabbihim, ming kulli amr, salāmun hiya ḥattā maṭla'il-fajr.
“Sesungguhnya Kami turunkan Al Qur’an pada malam Al Qadar. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Rabbnya untuk mengatur segala urusan. Malam yang penuh dengan kesejahteraan hingga terbit fajar.” (QS. Al-Qadr: 5).
Pada malam itu, umat Muslim dianjurkan untuk menundukkan diri seraya berdoa, memohon ampun, dan mengucapkan pujian kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
Turunnya malam lailatul qadar menjadi rahasia Allah SWT dan tidak ada seorang pun yang mengetahuinya.
Rasulullah biasa menghabiskan 10 hari terakhir ini dengan beribadah dan memperbanyak perbuatan baik, dia mengerahkan seluruh tenaga untuk beribadah, lebih banyak dibandingkan malam-malam lainnya dalam setahun.