TITIKTEMU.CO, Mendongeng mungkin menjadi sesuatu yang langka saat ini. Padahal mendongeng atau bertutur adalah untuk meningkatkan literasi dan melestarikan budaya lokal khususnya pada generasi muda. Inipula yangg menjadi alasan Pemkot Yogyakarta menggelar lomba bertutur tingkat siswa Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kota Yogyakarta.
Kepala Bidang Pengelolaan Perpustakaan dan Pengembangan Gemar Membaca Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Yogyakarta, Nunun Zulaikha menyampaikan lomba ini diperuntukkan untuk siswa kelas 4 dan 5.
"Pada awalnya lomba ini diikuti oleh 64 peserta dengan ketentuan lomba yang diceritakan adalah cerita rakyat nusantara yang bersumber dari buku," bebernya di Perpustakaan Kota Yogya, Selasa (15/8).
Pada babak final ini, lanjutnya, diambil 20 peserta untuk merebutkan juara I, II, III, harapan I, dan harapan II.
Baca Juga: Di depan 45 Anak TK dan SD, Istri Wali Kota Salatiga Mendongeng Kisah Merpati dan Semut
"lima finalis terbaik yang terdiri lima putra dan putri ini akan mendapatkan hadiah berupa sertifikat dan uang pembinaan," ujarnya.
Untuk juara pertama mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 2.500.000, juara dua mendapatkan Rp 2.250.000, juara III sebesar Rp 2.000.000, sementara juara harapan 1 dan 2 mendapatkan Rp 1.750.000 dan Rp 1.500.000.
Dalam lomba tersebut, lanjutnya, ada beberapa aspek penilaiannya seperti bagaimana peserta dapat membangun komunikasi dengan penonton serta bagaimana peserta mengontrol emosi mereka. Selain itu penekanan kalimat, intonasi, gesture, dan ekspresi juga merupakan bagian dari penilaian.
"Dalam bertutur tidak hanya sekedar menghafal, dalam bertutur juga perlu membangun komunikasi dengan penonton, ketika sedang bertutur diusahakan emosi tetap terjaga meski berpindah tempat," jelasnya.
Dalam lomba tersebut menghadirkan budayawan, sastrawan, praktisi, dan pustakawan yang ditugaskan sebagai juri. Pemenang lomba ini akan di umumkan melalui akun instagram resmi milik Perpustakaan Kota Yogya yakni @puskotjogja dan website resmi DPK Kota Yogya yakni dpk.jogjakota.go.id. Sedangkan hadiah lomba ini akan diserahkan pada tanggal 14 September 2023 pada saat Hari Kunjung Perpustakaan.
Baca Juga: Keren, Ada Lomba Bertutur Di Jogja Yang Mengembangkan Literasi Pelajar
Salah satu peserta Kenzi, ia mengatakan dalam mengikuti lomba ini ia membawakan cerita asal usul Gua Kiskendo. "Saya optimis bisa menang," kata siswa kelas 4 SDN Lempuyangwangi Ini.
Untuk mempersiapkan lomba ini ia telah melakukan latihan selama tiga hari. "Tiap hari saya latihan, saya juga mendapatkan bimbingan dari orang tua dan guru, Alhamdulillah semua mendukung," ungkapnya.
Artikel Terkait
Di depan 45 Anak TK dan SD, Istri Wali Kota Salatiga Mendongeng Kisah Merpati dan Semut
Jokowi Luncurkan Gerakan Nasional Literasi Digital, “Minimalkan Konten Negatif, Banjiri dengan Konten Positif
Komunitas Dongeng Indonesia Adakan Kegiatan Trauma Healing Bagi Korban Erupsi Gunung Semeru
DONGENG 'MEMEDI SAWAH' oleh Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku
Keren, Ada Lomba Bertutur Di Jogja Yang Mengembangkan Literasi Pelajar