TITIKTEMU.CO-Banyak orang tua tidak menyadari bahwa kalimat yang merusak kepercayaan diri anak sering kali justru diucapkan dengan niat baik. Padahal, menurut berbagai penelitian dalam bidang psikologi perkembangan, kata-kata yang terus diulang pada masa kecil dapat membentuk cara anak memandang dirinya hingga dewasa.
Anak memang bisa melupakan mainan yang rusak atau hadiah yang hilang. Namun, mereka sering mengingat bagaimana orang tuanya berbicara kepada mereka. Itulah mengapa memilih kalimat yang tepat sama pentingnya dengan memberikan kasih sayang.
Baca Juga: Diam-Diam Berubah Arah! Pemerintah Mulai Tarik Dana Rp300 Triliun dari Bank BUMN, Ada Apa?
Mengapa Kata-Kata Orang Tua Sangat Berpengaruh?
Psikolog perkembangan menjelaskan bahwa anak membangun konsep dirinya dari lingkungan terdekat, terutama keluarga. Ucapan yang berulang akan perlahan dianggap sebagai "kebenaran" oleh anak.
Bahkan, riset menunjukkan bahwa pola komunikasi positif di rumah berkaitan dengan tingkat kepercayaan diri, kesehatan mental, dan kemampuan anak menghadapi tekanan saat dewasa.
1. "Kamu Memang Selalu Bikin Masalah"
Kalimat ini menyerang identitas anak, bukan perilakunya.
Alih-alih memahami bahwa ia melakukan kesalahan, anak justru mulai percaya bahwa dirinya memang pembuat masalah. Akibatnya, rasa percaya diri menurun dan anak lebih mudah merasa bersalah.
Lebih baik katakan, "Perilaku tadi kurang baik, ayo kita perbaiki bersama."
2. "Lihat Kakakmu, Kok Kamu Nggak Bisa?"
Membandingkan anak mungkin terasa sepele, tetapi dampaknya bisa bertahan lama.
Baca Juga: Fitur ADAS Geely EX2: Kenyamanan dan Keamanan SUV Kelas Menengah yang Wajib Diketahui
Anak akan merasa dirinya tidak pernah cukup baik. Selain itu, hubungan dengan saudara kandung juga bisa menjadi kurang harmonis karena muncul rasa iri atau rendah diri.
Fokuslah pada perkembangan anak dibandingkan dirinya sendiri di masa lalu, bukan dibandingkan orang lain.
3. "Kamu Bodoh, Sih!"
Meski diucapkan saat emosi atau bercanda, label negatif sangat mudah melekat.
Artikel Terkait
Fitur ADAS Geely EX2: Kenyamanan dan Keamanan SUV Kelas Menengah yang Wajib Diketahui
Jeep Compass 2027: SUV Elektrifikasi Terbaru dengan Platform STLA Medium
Kenali Penyakit Rem Parkir Mobil: Mekanis vs Elektrik, Apa Bedanya?
Anak Tunggal vs Bersaudara: Mana yang Lebih Bahagia? Ini Jawaban Riset
Ketika Kakek Nenek Ikut Campur Pola Asuh — Cara Elegan Menghadapinya
Masih Kebagian! Lebih dari 755 Ribu Tiket Kereta Diskon Libur Sekolah 2026 Belum Ludes, Cek Rute Favoritnya