TITIKTEMU.CO, Denpasar - Memperingati Hari Sungai Sedunia yang dirayakan setiap hari Minggu keempat di bulan September, dapat dilakukan dengan upaya kecil seperti tidak membuang sampah ke sungai, mengurangi penggunaan plastik, hingga turut dalam aksi bersih sungai.
Hal ini merupakan langkah konkret dalam menjaga keseimbangan lingkungan sebab menjaga sungai berarti menjaga masa depan.
Baca Juga: FIFA Perkenalkan Trio Maskot Piala Dunia 2026: Clutch, Zayu, dan Maple, Ini Filosofinya
Dalam kesempatan ini BRI Peduli melalui Program “Jaga Sungai, Jaga Kehidupan” mengajak generasi muda melaksanakan aktivasi bersih-bersih sungai dan edukasi lingkungan di Tukad Badung yang terletak di Desa Pemogan, Denpasar Selatan, Provinsi Bali.
Kegiatan ini tidak hanya fokus pada pembersihan Tukad Badung yang berada di kawasan konservasi mangrove Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai Bali, tetapi juga dilakukan edukasi kebersihan dan pemasangan penghalang sampah (Trash Barriers) untuk mencegah masuknya kembali sampah ke aliran sungai.
Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan bahwa memperingati Hari Sungai Sedunia bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, namun menjadi titik balik membangun kesadaran kolektif terutama bagi generasi muda.
“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi timbunan sampah di aliran sungai, tetapi juga untuk membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian sumberdaya alam”, ungkapnya.
Baca Juga: Panduan Bisnis Online Shop untuk Pemula: Dari Nol Hingga Laris
Tidak hanya itu, edukasi pilah sampah menjadi langkah penting dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sungai.
Sampah organik yang sudah dipilah bisa dimanfaatkan untuk keperluan masyarakat seperti bahan pupuk kompos, tambahan pakan ternak, urban farming, bahkan bisa diolah menjadi biogas. Sedangkan sampah anorganik akan dicacah menggunakan alat pencacah sampah dan hasilnya dijual ke pengepul sampah.
Baca Juga: Dikritik Ahli Gizi, BGN: Spageti dan Burger Permintaan Siswa yang Bosan dengan Nasi
Dhanny menambahkan bahwa Program BRI Peduli “Jaga Sungai Jaga Kehidupan” telah dilaksanakan sejak 2020 dan telah merevitalisasi lebih dari 100 sungai di berbagai daerah di Indonesia. Sungai-sungai tersebut secara rutin juga dibersihkan melalui pemberdayaan masyarakat berbasis padat karya.
Dalam pelaksanaanannya, BRI juga menggandeng Yayasan Sungai Watch Indonesia yang merupakan organisasi nirlaba yang berdedikasi untuk melindungi dan menjaga kebersihan sungai-sungai di Indonesia dari pencemaran, terutama sampah plastik.
Artikel Terkait
BRI Peduli Rayakan Hari Sungai Nasional 2025 dengan Aksi Bersih-Bersih Sungai dan Edukasi Lingkungan
Dibuka Program Pengusaha Muda BRILiaN 2025 BRI
BRI Peduli Beri Pelatihan Diversifikasi dan Penguatan Mutu Produk Pupuk Kompos untuk Atasi Masalah Sampah di Bali
BRI Berhasil Salurkan KUR Rp114,28T kepada 2,5 juta UMKM, Ekonomi Rakyat Bangkit
Berhasil Tembus Pasar Internasional, UMKM Fashion Asal Bandung Ini Naik Kelas Bersama Rumah BUMN BRI
Uang Saku Kuliah dari Bank Indonesia! Dapat Rp 1,5 Juta per Bulan dan Pelatihan, Ini Cara Daftarnya
BEASISWA Open Doors Rusia 2025 Dibuka, Simak Syarat dan Tahapan Pendaftaran DI SINI