Langkah Besar Prabowo: Revolusi Pendidikan Digital Lewat 330 Ribu Smart TV untuk Sekolah

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Minggu, 21 September 2025 | 20:25 WIB
Pemerintah tengah menyiapkan program digitalisasi pendidikan dengan membagikan smart TV ke sekolah.  (fahum.umsu.ac.id)
Pemerintah tengah menyiapkan program digitalisasi pendidikan dengan membagikan smart TV ke sekolah. (fahum.umsu.ac.id)

Visi Prabowo: Smart Classroom Sebagai Kunci Pemerataan Pendidikan

Prabowo Subianto sendiri sudah beberapa kali menyinggung pentingnya digitalisasi sekolah.

Dalam kunjungannya ke SDN Cimahpar 5, Bogor Utara, pada 2 Mei 2025, ia menekankan bahwa smart TV bisa membuka akses luas bagi guru-guru terbaik nasional menyampaikan materi secara langsung.

Sistem ini diharapkan dapat mengatasi kesenjangan akses pendidikan, khususnya di sekolah yang kekurangan guru dengan kompetensi tertentu.

“Smart TV ini interaktif, saya dari pusat bisa melihat kelas-kelas yang tidak ada gurunya atau gurunya kewalahan,” kata Prabowo.

Menurutnya, anak-anak Indonesia harus disiapkan dengan pendidikan yang unggul agar mampu bersaing di tengah kompetisi global.

Baca Juga: Presiden Prabowo Apresiasi Paviliun Indonesia Di Osaka Expo, Catat Komitmen Investasi USD 23,8M

Tahap Implementasi dan Target Jangka Panjang

Program ini tidak hanya berhenti pada pembagian perangkat.

Prabowo menargetkan penambahan jumlah unit secara bertahap hingga setiap kelas memiliki smart TV sendiri.

“Tahun ini kita harapkan 330.000 sekolah dapat [smart TV]. 10 November saya dapat laporan 100.000 sekolah akan menerima, sekarang baru 10.000, tahun depan kita tambah. Idealnya nanti satu kelas satu layar,” ungkapnya.

Dengan sistem ini, sekolah-sekolah di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) dapat menikmati materi ajar terbaik dari guru-guru nasional.

“Kita ingin memberikan pelajaran yang terbaik, terutama untuk sekolah di daerah terpencil,” tutup Prabowo.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Siaran Pers

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X