Fix! Mensos Pastikan Sekolah Rakyat Serentak Dimulai 14 Juli 2025

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Rabu, 2 Juli 2025 | 15:36 WIB
Fix! Mensos Pastikan Sekolah Rakyat Serentak Dimulai 14 Juli 2025. (ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo)
Fix! Mensos Pastikan Sekolah Rakyat Serentak Dimulai 14 Juli 2025. (ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo)

Baca Juga: RESMI! Link Pengumuman Seleksi Mandiri UNTIDAR 2025: Jadwal, Cara Cek, dan Jalur Pendaftaran 

Afirmasi Anak Keluarga Kurang Mampu

Program Sekolah Rakyat dirancang sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada anak-anak yang selama ini kesulitan mendapatkan akses pendidikan yang layak.

Pemerintah berkomitmen untuk memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu dapat menikmati pendidikan setara dengan anak-anak lainnya di mana pun berada di Indonesia.

Melalui Sekolah Rakyat, anak-anak dari keluarga prasejahtera akan mendapat fasilitas dan lingkungan belajar yang nyaman. Semua biaya sudah ditanggung negara, sehingga anak-anak bisa fokus belajar tanpa memikirkan beban biaya.

Baca Juga: Pengumuman SM-IPB 2025 Jam berapa? Jadwal, Cara Cek, dan Sistem Ujian Online Terbaru 

Proses Rekrutmen dan Persiapan Intensif

Menurut Mensos Saifullah Yusuf, proses persiapan Sekolah Rakyat, termasuk rekrutmen tenaga pendidik dan kepala sekolah dilakukan dengan hati-hati,melibatkan berbagai kementerian dan lembaga terkait.

"Seluruh kementerian dan lembaga yang terkait, seperti Kementerian Sosial, Kementerian Pendidikan, dan Kementerian Ketenagakerjaan, bekerja sama untuk memastikan program ini berjalan lancar," terang Mensos.

Selain rekrutmen guru dan kepala sekolah, fasilitas pendukung seperti gedung sekolah, asrama, dan perlengkapan belajar juga sedang difinalisasi agar siap digunakan pada 14 Juli 2025.

Program Sekolah Rakyat tidak hanya berdampak pada anak-anak yang menerima pendidikan, tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat di mana anak-anak dari keluarga miskin dapat melanjutkan pendidikan lebih tinggi.

Kedua, Sekolah Rakyat juga membuka lapangan pekerjaan bagi para guru, tenaga kependidikan, serta pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaan sekolah.

Ketiga, kehadiran Sekolah Rakyat bisa menjadi contoh nyata bagaimana negara hadir memberikan perlindungan sosial masyarakat melalui akses pendidikan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X