TITIKTEMU.CO - Sebuah pameran budaya dan keagamaan bertajuk “Pameran Jembatan Persaudaraan Indonesia–Saudi” siap digelar di kompleks Masjid Istiqlal, Jakarta, mulai 24 April hingga 3 Mei 2025.
Acara kolaborasi antara Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya.
Pameran ini bisa dikunjungi setiap hari Sabtu hingga Kamis dari pukul 10.00 hingga 19.00 WIB, sementara khusus hari Jumat dibuka lebih awal, pukul 09.00 hingga 20.00 WIB.
Dalam pelaksanaannya, Kementerian Agama RI (Kemenag) mengambil peran utama sebagai penyelenggara.
Baca Juga: Kemenag Ajak Media Terapkan Nilai-nilai Deklarasi Istiqlal dalam Siaran Agama Ramadan
Dibuka Langsung oleh Menag dan Imam Besar Masjid Istiqlal
Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag RI, Ahmad Zayadi, menyampaikan bahwa Menag Nasaruddin Umar, yang juga merupakan Imam Besar Masjid Istiqlal, dijadwalkan membuka secara resmi pameran ini.
Ia menambahkan, pameran ini bertujuan memperkenalkan kekayaan warisan budaya Islam dari kedua negara.
"Pameran ini bukan sekadar ajang pamer kekayaan budaya, melainkan juga sarana mempererat hubungan diplomatik antarbangsa melalui nilai-nilai budaya dan agama," ujar Ahmad.
Baca Juga: Festival Istiqlal Akan Dihidupkan Kembali Setelah Vakum 30 Tahun
Menguatkan Diplomasi Budaya Melalui Pameran
Menurut Ahmad Zayadi, kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana diplomasi budaya bisa membangun hubungan harmonis antarnegara.
Melalui warisan seni, manuskrip, dan arsitektur Islam, Indonesia dan Arab Saudi menunjukkan komitmennya untuk memperkokoh perdamaian dan inklusivitas global.
Baca Juga: Fakta Menarik Film Jumbo: Sukses Besar di Tanah Air dan Siap Go International
Artikel Terkait
Konstruksi Terowongan Silaturahmi Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Rampung Pengerjaannya
Presiden Ajak Cucu Salat Jumat di Masjid Istiqlal
Menag Berikan Bantuan Sapi seberat 800 kilogram untuk Masjid Istiqlal
Paus Fransiskus: Terowongan Istiqlal-Katedral Sarana Perjumpaan, Dialog, dan Persaudaraan
Festival Istiqlal Akan Dihidupkan Kembali Setelah Vakum 30 Tahun
Kemenag Ajak Media Terapkan Nilai-nilai Deklarasi Istiqlal dalam Siaran Agama Ramadan