Selain itu, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas, menyebutkan bahwa ucapan ini sering dilengkapi dengan tambahan "wa taqabbal ya Karim", yang berarti "dan semoga Allah Yang Maha Mulia menerima (amal ibadah) kita."
Balasan yang Tepat untuk "Taqabbalallahu Minna wa Minkum"
Bagi yang menerima ucapan Taqabbalallahu minna wa minkum, ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk membalasnya:
Mengucapkan kembali dengan kalimat yang sama
Balasan yang paling umum adalah dengan menjawabnya dengan kalimat serupa, yaitu Taqabbalallahu minna wa minkum.
Hal ini sesuai dengan prinsip Islam dalam menjawab salam atau doa dengan yang setara atau lebih baik, sebagaimana disebutkan dalam surah An-Nisa ayat 86:
"Apabila kamu diberi penghormatan dengan suatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik atau (minimal) yang semisal." (QS. An-Nisa: 86)
Baca Juga: Kata Gus Baha , Zakat Lebih Baik Diberikan kepada Keluarga Terdekat
Menambahkan doa "Minna wa Minkum Taqabbal Ya Karim"
Balasan lain yang juga sering digunakan adalah Minna wa minkum taqabbal ya Karim, yang berarti "Semoga Allah Yang Maha Mulia menerima amal ibadah kita dan kalian."
Ucapan ini menambahkan unsur penghormatan kepada Allah SWT dengan menyebut Ya Karim (Yang Maha Mulia).
Baca Juga: Kapan Sidang Isbat Idul Fitri 2025? Jadwal dan Cara Menyaksikan dan Linknya Ada di Sini
Perbedaan dengan "Minal Aidin wal Faizin"
Banyak orang juga mengucapkan Minal Aidin wal Faizin saat Idul Fitri.
Artikel Terkait
Panduan Lengkap Shalat Idul Fitri 2025 Disertai Niat dan Bacaan di Sela-sela Takbir
Cari Tahu, Ketinggalan Shalat Idul Fitri, Sunah Menambah Takbir Sendiri atau Tidak?
Ini Dia Bacaan Bilal pada Shalat Idul Fitri Nanti
Panduan Lengkap Sholat Idul Fitri: Niat, Tata Cara, dan Doa lengkap dengan Bacaan Arab Latin dan Terjemah
7 Amalan Sunnah Sebelum Sholat Idul Fitri agar Lebih Bermakna dan Penuh Berkah