5 Beasiswa S2-S3 Underrated, Peluang Diterima Lebih Besar dan Tunjangan hingga Rp 395 Juta Per Tahun

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Jumat, 28 Februari 2025 | 17:46 WIB
Ilustrasi beasiswa luar negeri  (@berita_edukasi)
Ilustrasi beasiswa luar negeri (@berita_edukasi)

Baca Juga: 4 Rekomendasi HP Honor Baru Dan Murah Februari 2025, Harga Mulai Rp1 Jutaan

3. Cultural Heritage Scholarship – Nuffic Neso (S2) – Belanda

Beasiswa ini khusus bagi mahasiswa dari Indonesia, Nigeria, Afrika Selatan, Sri Lanka, dan Suriname yang ingin mendalami studi terkait warisan budaya, terutama yang berkaitan dengan benda-benda yang dicuri pada era kolonial Belanda.

Keuntungan Beasiswa Cultural Heritage Scholarship:

  •  Biaya kuliah penuh
  •  Uang saku EUR 1.500 per bulan (sekitar Rp 26 juta)
  • Tunjangan kedatangan
  •  Asuransi kesehatan
  • Tiket pesawat
  • Bantuan visa

 Periode Pendaftaran: Sekitar Maret-April

Baca Juga: Beasiswa Luar Negeri Global Lund University: Peluang Studi di Swedia untuk Mahasiswa Berprestasi

4. Australian Government Research Training Program (RTP) – University of Adelaide (S2/S3) – Australia

University of Adelaide membuka kesempatan beasiswa RTP bagi mahasiswa internasional yang ingin menempuh studi berbasis penelitian di jenjang S2 dan S3.

Keuntungan Beasiswa RTP:

  •  Pembebasan biaya kuliah
  •  Uang saku AUD 35.300 per tahun (sekitar Rp 365,7 juta)
  • Asuransi kesehatan

Periode Pendaftaran: Sekitar Juni

Baca Juga: Apa Kelebihan HP Honor X9c 5G Terbaru Februari 2025? Cek Spesifikasi Mulai dari Layar, RAM hingga Kamera

5. Maastricht University Holland High Potential Scholarship (S2) – Belanda

Beasiswa ini merupakan gabungan dari High Potential Scholarship yang didanai oleh Maastricht University Scholarship Fund dan NL Scholarship dari pemerintah Belanda.

Ditujukan bagi mahasiswa non-UE/EEA yang ingin melanjutkan studi S2 di Belanda.

Keuntungan Beasiswa Maastricht University:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi TITIKTEMU

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X