Yudi pun bersyukur bahwa selama proses penulisan disertasinya, ia benar-benar dipermudah dan mendapat dukungan penuh dari promotor dan ko-promotor. Menurut penuturannya, mereka mudah ditemui dan terjadwal setiap pekannya.
Selanjutnya, ia pun berpesan kepada teman-teman yang juga sedang menempuh studi di UGM, untuk terus semangat dan jangan berputus asa. “Di setiap kesulitan akan ada kemudahan, dan jangan lupa untuk terus berprasangka baik kepada Tuhan dan mendoakan siapapun,” pesannya.
Selain memberikan pesan kepada teman-teman lain di UGM, Yudi pun mengharapkan bahwa UGM dapat terus menjadi kampus rakyat pelopor dalam pendidikan yang berbasis keilmuan dan pengabdian, serta mempertahankan tradisi akademik yang unggul dan memperkuat jaringan global. “Selama berkuliah di UGM, kita dilatih untuk berpikir kritis, berinovasi, dan berintegritas. Nilai-nilai tersebut menjadi modal untuk mengabdi kepada masyarakat bangsa dan negara,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Selamat Ya, UGM Lantik 191 Dokter Hewan Baru
Mantap, Kisah Aldino Javier Lulus S2 UGM di Usia Baru 22 Tahun
Pakar UGM : Perlu Ada Kejelasan Indikator Keberhasilan Program MBG
Tips Bisa Lulus S2 UGM dalam Waktu 1 Tahun 2 Bulan Ala Muhammad Qowiyul Amin
Lulus S2 UGM Hanya 1 Tahun 4 Bulan dengan IPK 4.00, Ini Kisah Ilham Budi
Wah Ini, UGM Meneliti Kolagen dari Kulit Domba Garut Berpotensi Cegah Hipertensi