DeepSeek menawarkan dua model unggulan, yakni DeepSeek-V3 dan DeepSeek-R1 yang diklaim memiliki efisiensi dan performa lebih baik dibandingkan model AI lain di pasar teknologi.
Dilansir dari Reuters, DeepSeek-V3 dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengguna di berbagai bidang.
Keahlian DeepSeek mulai dari menjawab pertanyaan sehari-hari hingga menangani tugas-tugas kompleks bagi pengguna.
Salah satu contohnya, seperti perhitungan matematika dan pemecahan masalah logika, sehingga DeepSeek disebut sebagai pesaing langsung GPT-4o milik OpenAI.
Para CEO atau pemilik perusahaan teknologi yang berbasis di AS turut menyoroti eksistensi DeepSeek di pasar global.
Reaksi CEO Tekno di AS Tentang DeepSeek
CEO Meta, Mark Zuckerberg penasaran dengan cara bagaimana model DeepSeek bisa berkembang, dan ada juga pujian besar yang disampaikan oleh CEO NVIDIA, Jensen Huang soal eksistensi AI buatan China itu.
Baca Juga: Mengapa Sering Turun Hujan Saat Imlek? Ini Filosofi dan Maknanya
- AI Meta Tak Mau Kalah Saing
Menurut laporan The Economic Times pada 28 Januari 2025, Mark Zuckerberg selaku CEO Meta tengah berupaya keras untuk berkompetisi dengan DeepSeek.
Mark menyoroti DeepSeek yang dapat bersaing dengan biaya yang jauh lebih murah dibandingkan perusahaannya.
Meta secara berkala mengevaluasi semua model kompetitif sebagai proses pengembangan AI Meta.
Artikel Terkait
Cara Hapus Objek Foto dengan Cepat dan Mudah Menggunakan Fitur AI di HyperOS
IJTI Luncurkan Buku Kompetensi Jurnalis Televisi: Teknologi AI Tidak Akan Menggantikan Peran Jurnalis
Apa Itu AI Meta? Fitur Canggih yang Digandrungi Artis Buat Pamer Ketenaran hingga Beri Keuntungan Buat Content Creator!
Cara Memanfaatkan Meta AI WhatsApp untuk Menghasilkan Uang, Simak Penjelasannya!
Lowongan Machine Learning Engineer di Telkomsel: Peluang Berkarir di Bidang AI/ML
Dewan Pers Luncurkan Pedoman Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dalam Karya Jurnalistik
AI Buatan China DeepSeek Guncang Dunia Kecerdasan Buatan, Andalkan ChatGPT Ketar-ketir