Diskusi Bareng Mahasiswa UIN Raden Fatah, CEO Promedia Agus Sulistriyono di BRI CoreLab Palembang: Bisnis Informasi Tak Pernah Mati

photo author
Redaksi TITIKTEMU, TitikTemu.co
- Rabu, 18 Desember 2024 | 07:45 WIB
CEO Promedia Teknologi Indonesia Agus Sulistriyono (kedua dari kiri) bersama Dekan FISIP UIN Raden Fatah Palembang Prof. Dr. Abdur Razzaq, M.A (ketiga dari kiri) dalam acara BRI CoreLab 2024. (Promedia)
CEO Promedia Teknologi Indonesia Agus Sulistriyono (kedua dari kiri) bersama Dekan FISIP UIN Raden Fatah Palembang Prof. Dr. Abdur Razzaq, M.A (ketiga dari kiri) dalam acara BRI CoreLab 2024. (Promedia)

Baca Juga: TERBARU! LOWONGAN KERJA PT Balai Pustaka untuk Posisi Accounting Staff, Pendaftaran mulai 17 - 24 Desember 2024, DAFTAR DI SINI

Cara Bikin Konten yang Mendatangkan Traffic

GM Media Network Promedia, Agil Hari Santoso mengajak mahasiswa UIN Raden Fatah untuk mengetahui lebih jauh tentang metode agar situs dan konten dapat dengan mudah ditemukan oleh mesin pencari, yang disebut Search Engine Optimization (SEO).

"Bayangkan kamu mendirikan website baru di tengah miliaran website lain di internet, bagaimana caranya agar orang lain bisa mengunjungi website kamu?" sebut Agil.

Terkait hal itu, Agil pun menuturkan tentang cara agar konten memberikan kesan yang baik terhadap pembacanya.

Baca Juga: WOW! Presiden Prabowo Subianto Tanda Tangani Kenaikan Tukin Pegawai BIN Hingga Rp41 Juta Per Bulan

GM Media Network Promedia itu pun menyebut perbedaan antara SEO friendly content dengan human friendly content.

"Ada yang disebut SEO friendly content, sebuah konten yang ditulis dengan kaidah-kaidah SEO dan mengandung keyword (kata kunci) yang sudah direncanakan tapi isinya belum tentu berkualitas," terang Agil.

"Sementara human friendly content itu merupakan konten yang ditulis dengan memprioritaskan kualitas dan pengalaman pembaca," bebernya.

Agil pun menerangkan tentang konten berbasis SEO yang terdiri dari evergreen content dan trending content.

Baca Juga: Berapa Gaji PPPK Paruh Waktu 2025? Apa Perbedaan dengan Gaji Tenaga Honorer...

"Evergreen content itu merupakan konten yang sepanjang masa bisa mendatangkan traffic (pembaca), relevansinya tidak cepat hilang seiring berjalannya waktu, dan pencariannya sedikit," jelasnya.

Kemudian, Agil menuturkan tentang trending content yang memiliki tingkat pencarian di mesin pencari sangat tinggi.

"Ada juga yang disebut trending content yang merupakan konten yang sedang viral dan memiliki volume pencarian sangat tinggi. Tapi begitu isunya selesai pencarian akan semakin kecil," tandasnya.*

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Promedia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X