Universitas Syiah Kuala (USK) Kukuhkan Empat Profesor Baru: Inspirasi untuk Kemajuan Ilmu dan Kesejahteraan

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Jumat, 13 Desember 2024 | 09:15 WIB
Universitas Syiah Kuala (USK) Kukuhkan Empat Profesor Baruyang menginspirasi  (usk.ac.id)
Universitas Syiah Kuala (USK) Kukuhkan Empat Profesor Baruyang menginspirasi (usk.ac.id)

“Kajian Prof. Alfizar adalah jawaban atas tantangan pangan global. Dengan pendekatan ini, kita optimis dapat menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus memenuhi kebutuhan pangan,” ujar Rektor USK.

Baca Juga: Kerin Wisudawati Keren dari UNDIP yang Borong Prestasi di Bidang Esai: Inspirasi Mahasiswa Masa Kini

Prof. Dr. dr. Azharuddin, SpOT, K-Spine.FICS: Pelindung Masa Depan Anak Bangsa

Prof. Azharuddin memberikan harapan baru dalam bidang ortopedi, khususnya pada tatalaksana holistik tulang belakang.

Ia menyoroti pentingnya penanganan menyeluruh bagi anak-anak yang menderita TBC tulang belakang, sebuah kondisi yang dapat menyebabkan kelumpuhan permanen.

“Kajian Prof. Azharuddin sangat penting, terutama bagi Aceh yang saat ini hanya memiliki tiga dokter spesialis subspesialis tulang belakang,” jelas Rektor.

Dengan keahliannya, Prof. Azharuddin tidak hanya menjadi penolong, tetapi juga inspirasi bagi generasi muda untuk mengabdikan diri dalam bidang medis.

Prof. Dr. Ir. Gina Erida, MSi: Menuju Pertanian yang Ramah Lingkungan

Bagi Prof. Gina, pertanian berkelanjutan adalah prioritas.

Ia menawarkan metode pengendalian gulma yang lebih ramah lingkungan melalui alelopati, yaitu memanfaatkan senyawa alami dari tumbuhan sebagai bioherbisida.

Pendekatan ini diharapkan menggantikan penggunaan herbisida kimia yang selama ini mendominasi.

“Riset ini tidak hanya efisien, tetapi juga selaras dengan prinsip pertanian modern yang peduli lingkungan,” ungkap Prof. Marwan.

Baca Juga: Download CapCut Video Pro Mod APK 13.4.0 Fitur Premium Tanpa Watermark Update Terbaru 2024 dan Risiko yang Perlu Diketahui

Prof. Dr. Ramayanty Bulan, ST, MSi: Memberdayakan Petani Melalui Teknologi Lokal

Aceh dikenal dengan potensi pinangnya, namun pengolahan tradisional sering kali menjadi penghambat produktivitas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X