Salah satu alasan Jason dan timnya menciptakan refreshable braille display adalah karena alat serupa yang dijual di luar negeri sangat mahal, bahkan setelah dihitung dengan biaya impor dan pajak.
Menyadari hal tersebut, mereka bertekad untuk menciptakan produk dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat Indonesia.
“Kami ingin membuat inovasi lokal, alat refreshable braille display pertama yang diproduksi di Indonesia dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Jason.
Meski proyek ini dimulai ketika ia masih di semester 6, Jason bersama timnya mampu menghasilkan karya yang mendapat pengakuan dunia.
Tips Sukses dari Jason: Jangan Menunda
Dengan segala prestasi akademis dan kegiatan yang dilakukan, Jason tidak hanya berhasil menyelesaikan studi tepat waktu, tetapi juga meraih IPK sempurna.
Selain berprestasi di dunia pendidikan, Jason juga telah bekerja sebagai Consulting Analyst di Deloitte, salah satu dari empat perusahaan akuntansi terbesar di dunia yang dikenal dengan nama Big Four.
Keberhasilan ini semakin menunjukkan kualitas dirinya sebagai individu yang berkomitmen dan berdedikasi tinggi.
Baca Juga: Siapa Bupati Wonogiri 2024 Terpilih ? Ini Hasil Rekapitulasi KPU Wonogiri 2024 Terbaru
Jason membagikan tips suksesnya selama kuliah kepada para mahasiswa, yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menekankan pentingnya untuk tidak menunda-nunda pekerjaan.
“Jangan menunda apa yang ingin kita kerjakan, langsung mulai saja.
Kalau kita terus menunda, kita tidak akan tahu kapan bisa memulainya dan kapan bisa menyelesaikannya.
Dengan memulai segera, kita akan terdorong untuk menyelesaikannya,” ujarnya.
Artikel Terkait
Kisah Syaikha Wisudawan SV UNDIP, Disunting Empat Perusahaan Dalam sebulan
Mahasiswa UNDIP Berprestasi ini Sibuk Magang di Banyak Perusahaan Besar Juga memiliki 7 Hak Kekayaan Intelektual
Kerin Wisudawati Keren dari UNDIP yang Borong Prestasi di Bidang Esai: Inspirasi Mahasiswa Masa Kini
Syed Saquib: Kisah Inspiratif Kandidat Doktor Termuda ITB, Lulus di Umur 25 Tahun
Belajar Tanpa Batas: Kisah Inspiratif Guru Besar IPB yang Kembali Menjadi Mahasiswa S1