Teks Lengkap Khutbah Idul Fitri 1445 Hijriah, Bertajuk 'Idul Fitri dan Semangat Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan'

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Senin, 8 April 2024 | 21:15 WIB
Khutbah Idul Fitri 2024.  (Pixabay.com/StudioLabs)
Khutbah Idul Fitri 2024. (Pixabay.com/StudioLabs)

TITIKTEMU.CO - Sholat Id merupakan salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam di hari Raya Idul Fitri.

Dalam pelaksanaannya, ada seseorang yang bertugas menjadi bilal dan Khotib.

Khotib bertugas menyampaikan pesan-pesan penuh hikmah kepada para jama'ah.

Baca Juga: Ini Dia Cara Bijak Membelanjakan Uang Saat Lebaran Menurut Pakar UGM

Berikut ini teks lengkap khutbah bertajuk “Idul Fitri dan Semangat Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan” yang disampaikan Pendiri Pusat Studi Al-Qur’an (PSQ) KH M. Quraish Shihab:

Allah Akbar, Allah Akbar, Wa Lillahil Hamd.

Dengan takbir dan tahmid, kita melepas Ramadan yang insya Allah telah menempa hati, mengasuh jiwa serta mengasah nalar kita. Dengan takbir dan tahmid, kita melepas bulan suci itu dengan hati harus penuh harap, dengan jiwa kuat penuh optimisme, betapa pun beratnya tantangan dan sulitnya situasi. Ini karena kita menyadari bahwa Allah Maha Besar. Allahu Akbar, Allahu Akbar! Semua kecil dan ringan selama kita bersama dengan Allah.

Baca Juga: Sidang Isbat Penentuan Awal Syawal 1445 H Digelar 9 April 2024, Berikut Link Live Streamingnya

Kita bersama sebagai umat Islam dan sebagai bangsa, kendati mazhab, agama atau pandangan politik kita berbeda, karena kita semua ber-Ketuhanan Yang Maha Esa. Kita semua satu bangsa, satu bahasa dan satu tanah air dan kita semua telah sepakat ber-Bhineka Tunggal Ika, dan menyadari bahwa Islam, bahkan agama-agama tidak melarang kita berkelompok dan berbeda. Yang dilarangnya adalah berkelompok dan berselisih.

Maksudnya: Janganlah menjadi serupa dengan orang-orang yang berkelompok-kelompok dan berselisih dalam tujuan setelah datang kepada mereka keterangan-keterangan. Mereka itulah yang mendapatkan siksa yang pedih. Demikian QS. Ali ‘Imran [3]: 105.

Baca Juga: Ini Dia Doa Untuk Menyambut Gembira Keluarga Yang Mudik

Saudara. Keragaman dan perbedaan adalah keniscayaan yang dikehendaki Allah untuk seluruh makhluk, termasuk manusia.

Seandainya Allah menghendaki niscaya kamu dijadikannya satu umat saja, tetapi (tidak demikian kehendak-Nya). Itu untuk menguji kamu menyangkut apa yang dianugerahkan-Nya kepada kamu. Karena itu berlomba-lombalah dalam kebajikan (QS. Al-Maidah [5]: 48).

Baca Juga: Kenali Tanda-tanda Seseorang Mendapatkan Lailatul Qadar menurut Syekh Abdul Qadir Al Jilani

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: kemenag.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X