Maksudnya, kata Ustadz Adi Hidayat, siapapun yang menunaikan puasa Ramadhan kemudian diikuti dengan menunaikan puasa sunnah di bulan Syawal sebanyak 6 hari.
Menurut Ustadz Adi Hidayat, pelaksanaan puasa selama 6 hari ini bisa dikerjakan berturut-turut, dapat juga berselang selama masih bulan Syawal.
Adapun niat puasa Syawal, yakni sebagai berikut: Latin: Nawaitu shouma ghodin 'an sittatin min syawwaalinn sunnatan lillaahi ta'aalaa
Artinya: Aku berniat puasa besok dari enam hari Syawal, sunnah karena Allah Ta'ala.
Baca Juga: Mengapa Selalu Harus Ada Sidang Isbat Menentukan Ramadan , Syawal dan Zulhijjah ? Ini Penjelasannya
Niat Puasa Syawal
Niat puasa Syawal sebagiknya diucapkan pada malam hari hingga terbit matahari sebelum mengerjakan puasa pada umumnya.
Puasa Syawal biasanya dilakukan setelah Hari Raya Idul Fitri, yaitu mulai 2-7 Syawal. Sebab, puasa pada 1 syawal hukumnya haram.
Sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan Abu Sa'id Al Khudri RA: Artinya: “Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang berpuasa pada dua hari, yaitu Idul Fitri dan Idul Adha.” (HR Muslim)
Namun, umat Islam boleh mengerjakan puasa Syawal di luar tanggal 2-7 Syawal sepanjang dikerjakan dalam bulan Syawal.***
Artikel Terkait
Doa Mudik Ke Kampung Sendirian , Tanpa Anak Istri Atau Sebaliknya
Mudik Ternyata Baru Dikenal Saat Orde Baru, Kok Bisa?
15+ Ucapan Selamat Idul Fitri Bahasa Indonesia Inggris Arab Penuh Makna, Kata-kata Penuh Harapan Dan Doa Baik
PENUH BERKAH DAN KEMULIAAN! Bacaan Doa Malam Lailatul Qadar, Amalkan saat Tanggal Ganjil di Bulan Ramadhan!
Segini Biaya Mudik Jakarta-Solo Bawa Mobil Sendiri, Termasuk Tarif Tol dan BBM
DAFTAR Tarif Tol Mudik Lebaran 2024 Terbaru BPJT: Tarif Tol Trans Jawa dan Cara Ceknya!
Ini Keutamaan Waktu Sahar di Bulan Ramadhan, Doa Dikabulkan Doa Diampuni