Khutbah Jumat: Meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan di Bulan Rajab karena Rajab adalah Bulan Milik Allah

photo author
Ipiek Riyanto, TitikTemu.co
- Jumat, 12 Januari 2024 | 04:15 WIB
Meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan di Bulan Rajab  (NU Online)
Meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan di Bulan Rajab (NU Online)

Artinya, “Doa adalah senjata orang mukmin, pilar agama (Islam), dan cahaya langit dan bumi.” (HR Al-Hakim).

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah 

Di antara doa yang dianjurkan untuk dipanjatkan di bulan Rajab ini adalah doa agar diberi umur panjang dan penuh keberkahan. Doa ini harus diperbanyak pada bulan Rajab agar kita bisa menjalani bulan Rajab, bertemu dengan bulan Sya’ban, dan khususnya bisa bertemu dengan bulan Ramadhan.

Kehadiran bulan Rajab sendiri menjadi tanda bahwa Sya’ban akan segera datang dan Ramadhan akan kita jumpai lagi.

Tiga bulan ini seolah menjadi satu kesatuan yang oleh Nabi dirangkum dalam sebuah untaian doa:

 اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ 

Artinya: "Ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan bulan Sya’ban dan pertemukanlah kami dengan bulan Ramadlan."

Mari perbanyak kesunahan doa ini di berbagai kesempatan seperti sebelum shalat berjamaah di masjid dan mushala ataupun setelah shalat dalam doa-doa kita.

Rasulullah telah menyebutkan para pemilik dari tiga bulan yang beruntun ini dalam haditsnya. Ia menyebut bahwa bulan Rajab adalah bulan milik Allah, bulan Sya’ban adalah bulan Nabi Muhammad dan bulan Ramadhan adalah bulan ummat Islam.

Bulan Rajab yang jadi milik Allah swt ini diabadikan dengan sebuah peristiwa agung yakni Isra’ dan Mi’raj yang membawa oleh-oleh bagi umat Islam berupa kewajiban melaksanakan shalat lima waktu.

Dengan shalat ini lah, umat Islam semakin menyadari bahwa Allah lah dzat yang paling pantas disembah dan mengukuhkan bahwa tugas manusia dibumi ini adalah untuk beribadah menyembahNya.

Baca Juga: Polri Buka Pendaftaran SIPSS 2024, Lulusan D4 hingga Dokter Spesialis Boleh Daftar. Ini Link dan Jurusan yang Dibutuhkan

Hadirin Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

Dengan ibadah sebagai wujud ikhtiar mengharap ridho Allah swt dan doa sebagai wujud tawakkal kepadaNya, kita berharap dosa-dosa kita selama ini diampuni oleh Allah. Sehingga pada bulan Rajab yang mulia ini, mari kita kukuhkan hati untuk tidak berbuat dosa dan mendeklarasikan diri untuk bertaubat kepada Allah.

Komitmen taubat ini bisa kita teguhkan dengan komitmen meninggalkan dosa, baik kecil maupun besar serta menyesali dosa-dosa yang telah kita lakukan tersebut. Kita perlu ingat bahwa Allah telah banyak memberi nikmat kepada kita, namun kenapa kita gunakan nikmat tersebut untukbermaksiat kepadaNya?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ipiek Riyanto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X