Tangis Haru Siswa SMKN Jateng Yang Baru Bertemu Orang Tua Setelah Empat Bulan Pelatihan

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Sabtu, 11 November 2023 | 18:00 WIB
Siswa SMKN Jateng tak kuasa menahan haru (Pemprov Jateng)
Siswa SMKN Jateng tak kuasa menahan haru (Pemprov Jateng)

TITIKTEMU.CO, Sekitar 120 siswa SMKN Jateng kelas X, akhirnya dapat melepas bertemu dengan orang tua mereka , setelah kurang lebih empat bulan tidak pernah bertemu ataupun berkomunikasi. Selain tangis, sebagian besar siswa bersimpuh di kaki, dan memeluk erat orang tua atau anggota keluarga

Suasana haru ini menghiasi upacara penutupan Pelatihan Dasar Kepemimpinan Angkatan X SMK Negeri Jawa Tengah di Semarang, Jumat (10/11). Selama empat bulan di SMKN Jateng, mereka  mendapatkan banyak pelajaran. Seperti, cara jadi pemimpin yang baik, dan bagaimana bisa memimpin yang baik.

Yani Indra Safitri, salah satu orang tua siswa SMKN Jateng menceritakan, ia tak kuasa melepas rindu dengan putranya. Setelah rindunya tertahan selama empat bulan. Sebelumnya, rindu ke putranya hanya terobati sementara, dengan memandangi foto dan video yang dikirimkan oleh wali kelas anaknya.

Baca Juga: Sekolah Gratis SMKN Jateng Dibuka di Tiga Wilayah Bagi 264 Siswa Tak Mampu yang Berprestasi

“Empat bulan tak bertemu, luar biasa sekali akhirnya bisa melepas rindu hari ini,” tutur warga Ambarawa, Kabupaten Semarang ini, saat ditemui di lokasi.

Setelah bertemu, Yani melihat anaknya lebih mandiri. Tidak seperti dulu saat sebelum masuk SMK Jateng. Anaknya dulu manja kalau di rumah.

Orang tua lainnya, Cecep Toni juga merasa senang bisa bertemu dengan anaknya, setelah empat bulan tak berkomunikasi. 

“Sekarang bisa bertemu. Yang jelas sekarang, lebih mandiri. Mungkin nanti kalau ketemu lebih lama, akan lebih paham lagi dengan perubahan pada anak,” kata pria yang merasa terbantu lantaran anaknya bisa diterima di SMKN Jateng tersebut.

Salah satu siswa SMK Jateng Anggit Hanggraito mengatakan, selama kurang lebih empat bulan, ia bersama seratusan siswa lainnya mendapatkan pelajaran berharga di sekolah. Di antaranya, pelajaran baris berbaris, kedisiplinan, menghargai waktu, dan sebagainya.

“Sekarang lebih mandiri dan bisa menghargai waktu,” tutur siswa asal Ambarawa Kabupaten Semarang.

Baca Juga: SMK Negeri Jateng Mulai Dilirik Daerah Lain Untuk Diterapkan

Dia juga berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, karena bisa bersekolah tanpa pungutan biaya sepeser pun.

Siswa lainnya, Muhammad Akbar Alifianto mengaku telah menahan rindu ke orang tua selama empat bulan. Kini, setelah bertemu, dia merasa sangat senang.

 

Kepala SMKN Jateng Kampus Semarang Hardo Sujatmiko mengatakan, pada akhir Pelatihan Dasar Kepemimpinan ini, para siswa mendapat kesempatan bertemu dengan orang tuanya masing-masing.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: Pemprov Jateng

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X