Masjid Soko Tunggal Milik Kraton Jogjakarta, Arsitektur Unik Hanya dengan Satu Tiang Penyangga

photo author
Redaksi TITIKTEMU, TitikTemu.co
- Selasa, 12 April 2022 | 07:51 WIB
Masjid Soko Tunggal di Tamansari, Yogyakarta (jogjakota.go.id)
Masjid Soko Tunggal di Tamansari, Yogyakarta (jogjakota.go.id)

Konstruksi bangunan Masjid Soko Tunggal juga memiliki makna filosofi yang dalam seperti bagian yang berbentuk bahu dayung yang dimaknai bahwa orang yang salat di masjid ini akan menjadi orang yang kuat menghadapi godaan iblis yang datang dari empat penjuru dan lima pancer.

Baca Juga: MUDIK: Puncak Arus Mudik 29-30 April 2022, Kemenhub-Korlantas Polri Siapkan One Way & Contra Flow di Tol

Sunduk berarti menjalar dalam mencapai tujuan, Santen berarti kejujuran, Uleng berarti wibawa, Singup artinya keramat, Bandoga tempat harta karun, Tawonan berarti gana, manis.

Rangka-rangkanya juga memiliki makna misalnya, Saka Brunjung dilambangkan sebagai upaya mencapai keluhuran wibawa melalui lambang tawonan, Dudur merupakan lambang cita-cita kesempurnaan hidup melalui unsir Bandoga dan Balok atau Soko bindi lambang cita-cita kesempurnaan hidup melalui lambang gonjo.

Ketua kampung wisata Tamansari Ibnu Titiyanto juga menceritakan bagaimana masjid Soko Tunggal dalam kesehariannya digunakan untuk ibadah salat lima waktu, pengajian, TPA, perpustakaan dan kegiatan keagamaan lainnya.

Baca Juga: Berburu 7 Kuliner Jogja di Kaliurang, Sisi Lain Kota Pelajar Jogja yang Layak Dicoba

“Senang sekali bisa menjalankan ibadah di masjid Soko Tunggal, tempatnya nyaman dan asri hingga betah untuk duduk sembari melantunkan ayat suci,” katanya.

Masjid Soko Tunggal juga merupakan salah satu daya tarik destinasi wisata Tamansari dan Kampung Wisata Tamansari yang dilengkapi dengan wifi publik dan tempat untuk wisatawan istirahat.

Pengelola kampung telah mengemas paket wisata religi dan budaya yang memadukan kekuatan masjid yang kental dengan filosofi di setiap sudutnya dengan kompleks pemandian Tamansari beserta masyarakat pendukungnya. Masyarakat telah menyiapkan seni tradisi seperti tari dan keroncong, aneka kuliner, cinderamata berupa batik lukis, dan kursus membatik.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: jogjakota.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X