TITIKTEMU.CO, INGGRIS - Gol babak kedua dari Gabriel Jesus dan Granit Xhaka membawa pemimpin Liga Premier Arsenal menang 3-1 atas 10 pemain Tottenham dalam derby London Utara pada hari Sabtu, 1 Okrober 2022.
Arsenal unggul lebih dulu ketika Thomas Partey melakukan tendangan jarak jauh setelah 20 menit laga berjalan, tetapi Harry Kane dengan cepat menyamakan kedudukan dengan penalti.
The Gunners yang impresif kembali menggebrak ketika Jesus mencetak gol menyusul kesalahan Hugo Lloris. Harapan Tottenham untuk bangkit menipis ketika Emerson Royal diusir keluar lapangan.
Baca Juga: Klub-Klub Besar Liga Inggris Turut Prihatin akan Terjadinya Kerusuhan Kanjuruhan Malang
Xhaka kemudian membobol ke sudut kanan bawah gawang Spurs. Tim asuhan Mikel Arteta itu unggul empat poin dari Manchester City. Mereka juga membuat rival London Utara mereka menelan kekalahan pertama di Liga Premier musim ini.
Derby London Utara Sabtu adalah yang pertama dimulai dengan kedua belah klub duduk di puncak klasemen Liga Premier sejak Desember 2007, ketika Nicklas Bendtner memberi Arsenal kemenangan kandang 2-1.
Baca Juga: 5 Villa Murah Di Bali yang sangat recomended. Wow Harganya kurang dari sejuta
The Gunners kini telah memenangkan tiga pertandingan liga kandang berturut-turut melawan Tottenham. Pertama kalinya mereka melakukannya sejak September 2013.
Penampilan striker Jesus sejak tiba dari City menjadi kunci awal luar biasa Arsenal musim ini, dan ia mengambil peran sentral dalam derby London Utara pertamanya.
Hanya Erling Haaland (11 gol dan satu assist) yang mencatat lebih banyak keterlibatan gol di Premier League daripada Jesus (lima gol, tiga assist) musim ini.
Baca Juga: Menpora Amali: Semoga tidak disanksi FIFA. Ini pernyataan Presiden FIFA tentang Tragedi Kanjuruhan
Sementara tendangan penalti Kane membuatnya melampaui Thierry Henry sebagai pemain dengan skor tertinggi di derby London Liga Premier dengan 44 gol.
Striker tersebut kini telah mencetak 14 gol liga melawan Arsenal, tetapi usahanya terbukti sia-sia ketika The Gunners mengambil inisiatif dan akhirnya memenangkan pertandingan.
Artikel Terkait
Tragedi Sepak Bola di Malang, IPW: Cabut Ijin Kompetisi Seluruh Liga, Copot Kapolres Malang!
Ini yang Terjadi Bila Terpapar Gas Air Mata, Cek Juga Cara Meredakan Efeknya!
Penyemprotan gas air mata di Stadion Kanjuruhan dikecam. Netizen ada yang minta Kapolda Jatim dipecat
Rusuh suporter di Malang, 180 korban masih dirawat di RS. Ini lokasi jenazah korban dan pasien yang dirawat
Mahfud MD: Gas air mata disemprotkan, karena 2 ribu penonton kejar pemain bola. 13 Mobil polisi dirusak
Presiden Arema FC minta pembiayaan perawatan korban luka-luka disampaikan ke manajemennya
Bupati dan Kapolres Magetan Hadiri Pemakaman Munif Latiful Ihsan Aremania Umur 20 Tahun
YLBH: Tragedi Kanjuruhan Berpotensi Melanggar HAM, Kompolnas dan Komnas HAM Harus Turun Tangan!
Tragedi Kanjuruhan Malang, SETARA Institute: Ini Potret Buruk Kapasitas Aparatur Keamanan!