• Senin, 5 Desember 2022

Penyemprotan gas air mata di Stadion Kanjuruhan dikecam. Netizen ada yang minta Kapolda Jatim dipecat

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 10:29 WIB
Anak kecil diselamatkan dalam kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang (pic/twitter abdulrachim88)
Anak kecil diselamatkan dalam kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang (pic/twitter abdulrachim88)

TITIKTEMU.CO - Sejumlah netizen twitter menelisik penyebab tewasnya begitu banyak suporter di Stadion Kanjuruhan Malang. Tercatat ada 127 suporter dan polisi yang meninggal dalam tragedi itu.

Menurut akun @agungnurirfan, penyebab begitu banyaknya penonton yang tewas, diantaranya karena supporter yang anarkis,  keamanan barbar dan Panpel yang cuma mikirin duit.

Yang banyak dikecam netizen adalah pemakaian gas air mata oleh polisi dalam pengamanan pertandingan derby tim Jatim yang banyak disaksikan penonton itu.

Baca Juga: Ini yang Terjadi Bila Terpapar Gas Air Mata, Cek Juga Cara Meredakan Eefeknya!

Tangkapan layar video korban kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang (pic/twitetr jaga omongan)

Dalam video yang tersebar luas di twitter, banyak suporter yang memaki-maki dengan kata-kata kasar, dengan bahasa khas Jawa Timuran, ketika gas air mata itu disemprotkan petugas ke arah tribun penonton.

Akun @Jaga Omongan menulis: Ratusan Suporter Arema Di Kanjuruhan Malang Meregang Nyawa Ini Tidak Logis, Sebab Bonek Tidak Ada, Kalau Baku Hantam Kok Ratusan, Banyak Spekulasi Akibat Gas Air Mata Dari Polisi, Apabila Benar!! Ini Fatal, Polisi Wajib Tanggung Jawab Bisa Jadi Ini Pelanggaran HAM.

Baca Juga: Kerusuhan Kanjuruhan: Banyak supporter yang lemas bergelimpangan, teriakan dan tangisan wanita...

Akun itu juga menayangkan video korban-korban dari kerusuhan tersebut. Nampak masih ada suporter yang selamat di video tersebut.

Halaman:

Editor: Teguh Argari Bisono

Sumber: Twitter

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X