- Minum Alkohol
Mengkonsumsi minuman beralkohol jenis apapun bisa memicu serangan asam urat. alkohol dapat menurunkan kemampuan ginjal untuk menyaring asam urat dan mengakibatkan penumpukan.
Baca Juga: INFO LOKER: Taulany TV Buka Loker, Tak Ada Syarat Harus Lulusan Sarjana Lho…
Pasalnya minuman seperti bir merupakan minuman tinggi purin. Minum bir akan menaikkan kadar asam urat semakin banyak alkohol masuk ke dalam tubuh semakin besar peluang asam urat kambuh.
Sebisa mungkin kurangnya atau hindari minuman beralkohol terutama 6 bulan setelah mulai pengobatan.
- Tidak Menjaga Berat Badan
Kelebihan berat badan dapat melipat gandakan kemungkinan anda terkena asam urat. Pada umumnya obesitas, diabetes dan kolesterol tinggi adalah kondis yang biasa terlihat bersamaan.
Baca Juga: Cara Mengatasi Kaki Terkilir Secara Alami. Tak Harus Selalu ke Rumah Sakit
Jika ketiga kondisi terdapat pada pasien yang sama, maka kondisi tersebut disebut sebagai sindrometabolik. Pasien dengan kondisi ini sering kali juga mengalami peningkatan asam urat dalam darahnya.
Penurunan berat badan secara signifikan seringkali dapat membantu mengurangi kadar asam urat hingga mengurangi risiko terkena penyakit asam urat jika menghindari kebiasaan penyebab asam urat.
- Minum Soda
Kebiasaan penyebab asam urat lainnya adalah minum-minuman bersoda. Konsumsi makanan ataupun minuman berpemanis tambahan bisa meningkatkan kadar asam urat.
Baca Juga: Rekomendasi 8 Restoran di Bekasi yang Cocok Dikunjungi Bersama Keluarga Saat Libur Akhir Tahun
Minuman tinggi gula seperti soda terbukti meningkatkan asam urat baik pada pria maupun wanita. Minuman soda mengandung sirup jagung fruktosa tinggi,
Orang dengan asam urat atau beresiko asam urat sebaiknya mengurangi minuman soda atau memilih minuman soda dengan rendah gula.
Selain itu anda juga perlu menghindari minuman dan makanan dengan sirup jagung fruktosa yang lebih tinggi seperti minuman buah, es krim, permen, makanan cepat saji dan sereal.