Radja Nainggolan dan Panggilan Tanah Air: Saat Rasa Dihargai Lebih Berarti dari Segalanya

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Jumat, 31 Oktober 2025 | 13:05 WIB
Radja Nainggolan, gelandang berdarah Batak yang kini membela KSC Lokeren di Belgia (Instagram @@radja_nainggolan_i4)
Radja Nainggolan, gelandang berdarah Batak yang kini membela KSC Lokeren di Belgia (Instagram @@radja_nainggolan_i4)

Kini bersama KSC Lokeren, ia masih tampil tajam dengan torehan 2 gol dan 2 assist dari 6 laga di musim 2025–2026.

Meski usianya tak muda lagi, performanya menunjukkan bahwa semangat bermainnya tak pernah luntur.

Menariknya, Radja juga pernah sempat mencicipi atmosfer Liga 1 Indonesia bersama Bhayangkara FC pada musim 2023–2024.

Kehadirannya waktu itu sempat bikin geger publik sepak bola Tanah Air, apalagi statusnya sebagai mantan pemain timnas Belgia dan bintang Serie A.

Baca Juga: Lulus Doktor di UGM Hanya 2 Tahun 10 Bulan: Kisah Inspiratif Roro dan Filosofi Belajarnya

Luka yang Tak Terlihat: Merasa Kurang Dihargai di Belgia

Meski sempat tampil 30 kali dan mencetak 6 gol untuk timnas Belgia, Radja tak pernah merasa benar-benar diterima.

Ia mengaku kecewa dengan federasi dan publik Belgia yang, menurutnya, tak memberi ruang penghargaan cukup untuk pemain seperti dirinya.

Kekecewaan itu mungkin menjelaskan mengapa ia kini lebih terbuka soal keinginannya bermain untuk Indonesia — tempat ia merasa dicintai bukan karena nama besar, tapi karena darah dan warisan yang mengalir dalam dirinya.

Lebih dari Sekadar Sepak Bola

Kisah Radja Nainggolan bukan cuma tentang seorang pemain yang ingin berganti tim nasional. Ini cerita tentang pencarian makna akan penghargaan dan identitas.

Di usianya kini, Radja menunjukkan bahwa kebahagiaan seorang pemain bukan hanya datang dari kemenangan, tapi dari tempat di mana ia merasa benar-benar diterima.

Dan mungkin, bagi Radja, tempat itu bukan di stadion dingin Eropa, tapi di antara sorak hangat suporter Indonesia yang selalu percaya — bahwa darah merah putih, sejauh apa pun ia pergi, tetap memanggil pulang.***

 

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Siaran Pers

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X