TITIKTEMU.CO - Mulai 31 Oktober hingga 1 November 2025, sebanyak 53 kelurahan di Jakarta akan mengalami penghentian sementara aliran air PAM.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari proses pemeliharaan jaringan distribusi air oleh PAM Jaya.
Untuk meminimalkan dampak, masyarakat diimbau untuk menyimpan cadangan air dan menggunakan air secara bijak selama masa gangguan berlangsung.
Baca Juga: Mindfulness Bukan Sekadar Tren: Cara Tetap Waras di Dunia yang Terlalu Cepat
Kelurahan yang Terdampak di Jakarta
Berikut adalah daftar lengkap wilayah yang akan mengalami gangguan pasokan air bersih:
Jakarta Pusat
- Gunung Sahari Utara
- Pasar Baru
- Gunung Sahari Selatan
- Harapan Mulya
- Kebon Kosong
- Kemayoran
- Serdang
- Sumur Batu
- Utan Panjang
- Cempaka Baru
- Galur
- Johar Baru
- Kampung Rawa
- Tanah Tinggi
- Bungur
- Kenari
- Kramat
- Kwitang
- Paseban
- Senen
Jakarta Timur
- Bali Mester
- Cipinang
- Jati
- Jatinegara Kaum
- Pisangan Timur
- Rawamangun
- Kayu Manis
- Kebon Manggis
- Pal Meriam
- Kayu Putih
- Pulogadung
- Cakung Barat
- Cakung Timur
- Jatinegara
- Penggilingan
- Rawa Terate
- Ujung Menteng
- Cipinang Besar Selatan
- Cipinang Muara
Jakarta Utara
- Kelapa Gading Barat
- Kelapa Gading Timur
- Pegangsaan Dua
- Rorotan
- Kebon Bawang
- Koja Selatan
- Koja Utara
- Sungai Bambu
- Tanjung Priok
- Pademangan Timur
- Sunter Jaya
- Warakas
- Papanggo
- Lagoa
Langkah Antisipasi dari PAM Jaya
Untuk meminimalkan dampak gangguan penghentian aliran air PAM, PAM Jaya telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi:
-
Mobil Tangki Air: Sebanyak 62 unit mobil tangki air disiagakan di berbagai titik kelurahan terdampak untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan suplai air bersih selama proses pemeliharaan berlangsung.
-
Kerja Sama dengan Kelurahan: Mobil tangki akan beroperasi secara bergilir bekerja sama dengan pihak kelurahan untuk mendistribusikan air ke wilayah yang paling membutuhkan.
-
Imbauan kepada Masyarakat: Warga diimbau untuk menyimpan cadangan air sejak pagi hari sebelum penghentian dimulai dan menggunakan air secara bijak untuk menghindari kekurangan selama masa gangguan.
Tips Menghadapi Gangguan Aliran Air PAM
Untuk memastikan kebutuhan air tetap terpenuhi, berikut beberapa tips yang dapat dilakukan:
- Simpan air bersih dalam wadah tertutup sebelum penghentian dimulai. Pastikan wadah memiliki kapasitas cukup untuk kebutuhan sehari-hari.
- Hindari pemborosan air, terutama untuk kegiatan yang tidak mendesak seperti mencuci kendaraan atau menyiram tanaman secara berlebihan.
- Manfaatkan suplai dari mobil tangki air jika diperlukan, terutama di wilayah terdampak yang memiliki akses terbatas terhadap air bersih.
Kesimpulan
Penghentian sementara aliran air PAM di Jakarta ini merupakan langkah penting untuk pemeliharaan jaringan distribusi air agar tetap optimal di masa depan. Dengan adanya mobil tangki air dan kerja sama antara PAM Jaya serta pihak kelurahan, masyarakat diharapkan tetap mendapatkan akses terhadap air bersih selama masa gangguan berlangsung.***
Artikel Terkait
MKD DPR Tolak Pengunduran Diri Rahayu Saraswati: Kontroversi, Klarifikasi, dan Jalan Panjang Reputasi
Beasiswa Stipendium Hungaricum 2026: Peluang Kuliah Gratis di Hungaria Tanpa Batas Usia dan IPK
Lulus Doktor di UGM Hanya 2 Tahun 10 Bulan: Kisah Inspiratif Roro dan Filosofi Belajarnya
Tim Koordinasi Program Makan Bergizi Gratis: Strategi Baru Prabowo Perkuat Kinerja Badan Gizi Nasional
Tempat Makan Dekat ITB Paling Hits 2025, dari Warung Legendaris hingga Kafe
Bayar Transportasi Umum Cukup Tempel HP: Bank Indonesia Luncurkan QRIS Tap In/Out di 5 Moda Jabodetabek
UGM Kembali Jawara: Tim GAMAFORCE Raih Juara Umum KRTI 2025 untuk Ke-8 Kalinya!
Mindfulness Bukan Sekadar Tren: Cara Tetap Waras di Dunia yang Terlalu Cepat
Mahfud MD: KPK Bisa Panggil Jokowi Terkait Dugaan Kejanggalan Proyek Kereta Cepat Whoosh
Istana Tegaskan Pembentukan Tim Koordinasi MBG untuk Perkuat Kinerja Badan Gizi Nasional