Mengenai penggantian pimpinan MPR dari unsur DPD yang diawali dengan surat pernyataan mosi tidak percaya yang menarik dukungan terhadap Fadel, LaNyalla mengatakan hal tersebut merupakan aspirasi dari sebagian besar anggota DPD. Aspirasi itu ditampung dan ditindaklanjuti olehnya, sebagai pimpinan DPD, sesuai mekanisme yang diatur dalam Tata Tertib DPD RI.
"Saya jelaskan bahwa sebagai Ketua DPD saya hanya menjalankan tugas sebagai pimpinan DPD yang diatur dalam peraturan nomor 1 tahun 2002 tentang tata tertib di pasal 57. Yaitu pimpinan DPD mempunyai tugas memimpin sidang DPD dan menyimpulkan hasil sidang untuk diambil keputusan," katanya.
Oleh karena itu, dengan beberapa pernyataan Fadel tersebut, LaNyalla merasa difitnah dan dicemarkan nama baiknya di hadapan para anggota DPD RI.
Baca Juga: Ini Nasihat Ustadz Maulana di Pernikahan Lesti-Rizki Billar, Tidak Boleh Memukul, Masih Ingatkah?
"Saudara Fadel menuduh tanpa bukti otentik yang valid dan tidak meminta klarifikasi dahulu dari saya. Pernyataan beliau juga tidak rasional, bagaimana mungkin saya memobilisasi sampai memberikan uang dalam menggalang mosi tidak percaya," tuturnya.
Dijelaskan juga oleh LaNyalla bahwa dirinya bertemu dengan Fadel pada 11 Agustus 2022 namun tidak pernah mengarahkan Fadel yang saat itu masih menjabat Wakil Ketua MPR dari Unsur DPD untuk walk out pada Sidang Bersama tanggal 16 Agustus 2022.
"Saya juga tidak pernah mengeluarkan suara dengan nada yang tinggi dan kasar kepada beliau.” ***
Dapatkan update berita, dan informasi pilihan olah raga, film, dan lowongan kerja dengan bergabung di Grup Telegram TITIKTEMU.CO. Caranya, klik link Telegram TITIKTEMU dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.
Artikel Terkait
Partai Gerindra Jateng Deklarasikan Prabowo Subianto Menjadi Capres 2024
Prabowo Subianto Serahkan Kendaraan Tempur Produksi Pindad kepada Kasad
Gagal Pimpin DPD Demokrat, 2 Politisi Ini Pindah ke Golkar
Ini Makna Warna Baju Adat Paksian, yang Dipakai Presiden Jokowi Saat Berpidato di Sidang Tahunan MPR RI
Setelah Diwawancara Deddy Corbuzier, Mahfud MD Diundang ke MKD DPR. Ini Penyebabnya
Puan Maharani tunggangi kuda kesayangan Prabowo Subianto, yang pernah dinaiki Jokowi
Sejumlah Anggota FPDIP DPR Bentuk Dewan Kolonel Dukung Puan Sebagai Capres 2024. GP Mania Buat Dewan Kopral!
Profil Dedi Mulyadi Anggota DPR RI yang Digugat Cerai Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika
Nah! PDIP Bantah Ada Pembentukan Dewan Kolonel untuk Dukung Puan Maharani Capres 2022. 'Hanya Candaan Politik'