• Selasa, 4 Oktober 2022

Nah! PDIP Bantah Ada Pembentukan Dewan Kolonel untuk Dukung Puan Maharani Capres 2022. 'Hanya Candaan Politik'

- Kamis, 22 September 2022 | 06:00 WIB
Kebenaran Pembentukan Dewan Kolonel yang Dibentuk Puan Maharani (Instagram.com/PuanMaharani)
Kebenaran Pembentukan Dewan Kolonel yang Dibentuk Puan Maharani (Instagram.com/PuanMaharani)

TITIKTEMU.CO - Beredar kabar adanya pembentukan Dewan Kolonel oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Berdirinya Dewan Kolonel ini dalam rangka mendukung Ketua DPR RI Puan Maharani maju sebagai bakal Calon Presiden 2024.

Dewan Kolonel tersebut pun menjadi sorotan oleh masyarakat. Untuk mengetahui terkait kebenaran pembentukan Dewan Kolonel yang dibentuk Puan Maharani, berikut penjelasannya.

Kabar tersebut ditepis oleh Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto. Mengutip dari Antara, pihaknya menegaskan tidak ada Dewan Kolonel. Alasan ketiadaan Dewan Kolonel adalah karena tidak sesuai dengan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga.

Baca Juga: Sejumlah Anggota PDIP Bentuk Dewan Kolonel Dukung Puan Sebagai Capres 2024

Dalam struktur organisasi PDIP tidak ada struktur militer. Struktur organisasi yang dikenal adalah DPP Partai, Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Dewan Pimpinan Cabang (DPC) hingga anak ranting. Tidak ada yang disebut dengan Dewan-Dewan Kolonel.

Gagasan terkait dengan Dewan Kolonel hanya muncul sebagai candaan politik. Hal ini telah dikonfirmasi Ketua Fraksi PDIP DPR RI Utut Adianto dan Sekretaris Fraksi PDIP DPR RI Bambang Wuryanto.

Baca Juga: Keliling Rumah Momo Geisha. Super Mewah! Saking Mewahnya Seperti Ngelewatin Labirin !

Hasto pun memberitahu Ketua Fraksi PDIP DPR RI Utut Adianto bahwa Perjuangan DPR RI tugas utamanya yakni kepanjangan partai dalam memperjuangkan ideologi dan platform partai. Platform partai tersebut meliputi fungsi anggaran, legislasi dan pengawasan.

Berkaitan dengan respon Puan Maharani, Hasto membantah Puan menyetujui adanya Dewan Kolonel. Hal yang disetujui Puan adalah adanya kemerdekaan dalam berserikat.

Baca Juga: Tahapan Pendaftaran Partai Politik Peserta Pemilu mulai 1 Agustus 2022. PDIP Daftar Hari Pertama

Selain itu, Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri juga terkejut atas gagasan pembuatan Dewan Kolonel di PDIP. Megawati meminta Hasto mengumumkan tidak ada Dewan Kolonel.

Megawati juga berpesan agar kader PDIP fokus dengan pesta demokrasi 2024 yang berkaitan dengan Pemilihan Umum Calon Presiden dan Wakil Presiden. PDIP ingin menjadi jembatan aspirasi masyarakat agar terbangun energi baik untuk kemajuan bangsa Indonesia.

Sebelumnya beredar isu adanya pembentukan Dewan Kolonel yang disetujui Puan Maharani. Dewan Kolonel ini diduga hadir sebagai wadah anggota DPR Fraksi PDIP dalam rangka mendukung Puan Maharani menjadi Calon Presiden. Dewan Kolonel ini awalnya hadir sebagai penggemar Puan.

Baca Juga: Naturalisasi Jordi Amat & Sandy Henny Walsh Bakal Angkat Prestasi Timnas, Puan Maharani Beri Ucapan Selamat!

Pembentukan Dewan Kolonel awalnya diusulkan oleh anggota DPR Fraksi PDIP Johan Budi, dengan koordinator Trimedya Panjaitan. Johan mengatakan Dewan Kolonel awalnya beranggotakan enam orang yang kemudian berkembang menjadi hingga 12 yang berada di 11 komisi berbeda di DPR.

Itulah bantahan Dewan Kolonel yang dibentuk Puan Maharani menurut DPP PDIP. Candaan politik yang tak lucu, jika memang benar demikian.***

Editor: Annisa Fianni Sisma

Sumber: Website

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X