Sebut TNI seperti gerombolan, setelah dikecam para tentara, akhirnya Effendi Simbolon minta maaf

photo author
Teguh Argari Bisono, TitikTemu.co
- Rabu, 14 September 2022 | 20:07 WIB
Panglima Kodam XVII/Cendrawasih Mayor Jenderal Muhammad Saleh Mustafa (pic/ig infokomando.official)
Panglima Kodam XVII/Cendrawasih Mayor Jenderal Muhammad Saleh Mustafa (pic/ig infokomando.official)

TITIKTEMU.CO - Panglima Kodam XVII/Cendrawasih Mayor Jenderal Muhammad Saleh Mustafa menyayangkan pernyataan anggota Komisi I Effendi Simbolon yang menyebut TNI seperti gerombolan.

Panglima perang TNI AD untuk wilayah Papua ini menegaskan bahwa tak ada sifat gerombolan dari TNI karena institusi militer seperti TNI merupakan organisasi yang menjiwai dan dijiwai rakyat.

“Terkait adanya komentar bahwa prajurit TNI adalah gerombolan ormas, bahwasannya prajurit Kodam XVII/Cenderawasih sejatinya punya satu komando, yaitu azas komando dalam operasi penggunaan kekuatan kita loyal pada Bapak Panglima TNI,"
tegas Mustafa.

Baca Juga: LIGA CHAMPIONS: Chelsea Vs Salzburg, Ujian Pertama Pelatih Baru The Blues Graham Potter

Pernyataan itu diungkapkan dalam keterangan tertulis Penerangan Kodam XVII/Cendrawasih, Senin (12/9/2022), seperti dilansir instagram @infokomando.official.

Sementara itu Komandan Kodim 0733 Kota Semarang Letkol Inf Honi Havana ikut bersuara menanggapi pernyataan anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon yang mengibaratkan institusi TNI seperti gerombolan.

Baca Juga: Nikmati sensasi di 'mobil goyang', sepasang ASN Pemprov Jateng tertangkap basah sedang berbuat asusila

Dalam instagramnya, Honi menegaskan, Effendi Simbolon telah menyakiti seluruh prajurit TNI dengan sikapnya yang arogan mencampuri terlalu dalam urusan teknis dan internal TNI.

"Kita harus mengambil pelajaran peristiwa sejarah 17 Oktober 1952. Dan berharap jangan lagi terulang karena adanya ulah politisi yang berpotensi mengganggu soliditas TNI," ungkap Hona.

"TNI tetap SOLID dan akan terus solid BERSATU serta tidak mengenal menyerah untuk melaksanakan tugas mulia kami, menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI," tulis Hona.

Baca Juga: Enzy Storia dan Anya Geraldine Berlenggak-Lenggok di New York Fashion Week Bersama Brand Lokal Indonesia

Sementara itu beberapa prajurit dan perwira TNI AD juga mengecam dengan keras pernyataan Effendi Simbolon itu di media sosial. Bahkan aspirasi itu disampaikan dengan nada begitu tinggi.

Salah satunya datang dari Komandan Distrik Militer (Dandim) 0623 Cilegon Letnan Kolonel Ari Widyo Prasetya.

Dalam video yang viral di dunia maya, Ari yang didampingi anak buahnya tidak terima atas pernyataan Effendi yang menyatakan bahwa Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurrachman tidak akur.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Teguh Argari Bisono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X