Masyarakat Diundang Hadir Langsung pada Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-77 di Istana. Begini Ketentuannya

photo author
Ipiek Riyanto, TitikTemu.co
- Selasa, 2 Agustus 2022 | 14:09 WIB
Upacara Hari Kemerdekaan 17 Agustus di Istana. Ilustrasi (Dok. Setkab)
Upacara Hari Kemerdekaan 17 Agustus di Istana. Ilustrasi (Dok. Setkab)

Kegiatan Peringatan Detik-Detik Kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus nanti di Istana Merdeka, menurut Heru, secara resmi akan dimulai pada pukul 09.45 WIB.

Baca Juga: PayPal Dibuka Sementara Kominfo, Penggunanya Bisa Pindahkan Dana

Sembari menunggu upacara dimulai, masyarakat akan disuguhkan dengan pertunjukan kesenian yang akan ditampilkan oleh para anak bangsa.

“Nah sebelumnya tentunya kami menghibur masyarakat di seluruh penjuru, baik itu di tanah air maupun perwakilan-perwakilan yang berada di luar negeri. Kita mulai dari pukul 08.00 (WIB) itu sudah bisa ada hiburan secara virtual, mulai 08.30 (WIB) sudah ada hiburan di Istana yang bisa diliput, bisa dilihat oleh seluruh masyarakat,” lanjutnya.

Sementara untuk rangkaian Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih, Heru menuturkan akan dimulai pukul 15.00 WIB yang diawali dengan kegiatan hiburan. Sedangkan upacara penurunan bendera secara resmi akan dimulai sekitar pukul 17.00 WIB.

Baca Juga: Potongan  Selendang Sang Kekasih yang Terkoyak Dimasukkan ke dalam Peti Mati Brigadir Yoshua

“Jam 3 sore kita sudah mulai kegiatan acara hiburan, memasuki pukul 4 dan pukul 5 lewat sekitar lewat 20 itu acara akan diambil alih oleh Istana, itu secara resmi penurunan bendera akan dimulai,” tambahnya.

Kepala Biro Protokol Sekretariat Presiden, M. Yusuf Permana menjelaskan bahwa pelaksanaan upacara tahun ini akan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Masyarakat yang yang akan hadir mengikuti jalannya upacara dari Istana harus sudah mendapatkan vaksinasi penguat (booster), selain itu juga wajib melakukan swab antigen.

Baca Juga: Ajudan Sambo Ancam Brigadir J: Kalau kamu naik ke atas, akan dibunuh . Kuasa Hukum Sebut Pria Berinisial D

“Pertama adalah masyarakat haruslah sudah divaksin booster, kemudian juga untuk masyarakat umum lainnya kami sampaikan juga untuk swab antigen. Itu menjadi salah satu bagaimana kami menerapkan protokol kesehatan di Istana,” ucap Yusuf.

Lebih lanjut, Yusuf mengatakan bahwa masyarakat yang tidak bisa hadir secara fisik dapat mengikuti jalannya upacara secara daring melalui aplikasi yang telah disediakan dengan kapasitas 77 ribu orang. Hal tersebut merupakan salah satu upaya untuk mengakomodasi antusiasme masyarakat dan juga para diaspora yang berada di luar negeri untuk hadir mengikuti upacara.

Baca Juga: 1 Ton Paket Sembako yang Diduga Bansos dari Pemerintah Dikubur dalam Tanah di Depok. Ini Penjelasan dari JNE

“Itulah mengapa kami sekarang mendorong di angka 77 ribu, selain kapasitasnya lebih besar, juga angka 77 tepat di angka 77 tahun kita merdeka. Pada saatnya nanti akan kami launching aplikasinya, besok akan kami launching kepada masyarakat,” pungkasnya.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Setkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X