Miris, TKI yang Disekap di Kamboja Diperintah Tawarkan Investasi Bodong. Bekerja 13 Jam Sehari Tanpa Digaji

photo author
Teguh Argari Bisono, TitikTemu.co
- Minggu, 31 Juli 2022 | 12:48 WIB
Para TKI yang disekap di Kamboja mengucapkan terimakasih kepada Ganjar Pranowo, yang membantu proses kepulangan mereka ke tanah air  (pic/twitter  @siticeriaselalu)
Para TKI yang disekap di Kamboja mengucapkan terimakasih kepada Ganjar Pranowo, yang membantu proses kepulangan mereka ke tanah air (pic/twitter @siticeriaselalu)

Para TKI tersebut kemudian, seperti yang diunggah akun twitter @siticeriaselalu, berterimakasih atas bantuan Ganjar Pranowo, sehingga mereka kini bisa diproses untuk pemulangan ke tanah air. 

Sementara itu, Polri menyampaikan sebanyak 55 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penipuan kerja dan disekap di Kamboja telah dibebaskan oleh polisi setempat.

Baca Juga: Film Pengabdi Setan 2 Tayang 4 Agustus 2002. Tiket Sudah Dijual Mulai Sekarang, Gini Cara Belinya

"55 WNI telah dibebaskan oleh Kepolisian Kamboja, terdiri dari 47 pria dan 8 wanita," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Sabtu (30/7/2022), seperti dilansir pmjnews.com.

Menurut Ramadhan, 55 orang WNI yang disekap tersebut saat ini tengah dimintai keterangan oleh Kepolisian Sihanoukvile Kamboja. Selanjutnya, para WNI akan dibawa Phnom Penh pada Senin (1/8/2022) besok.

"Masih dalam pemeriksaan Kepolisian Sihanoukvile Kamboja. Kemungkinan besok akan digeser ke Phnom Penh," tukasnya.

Baca Juga: Kadisdikpora DIY: Sekolah Negeri Tak Boleh Paksakan Pemakaian Jilbab

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan 55 WNI yang telah dibebaskan akan dimintai keterangan oleh kepolisian sebelum direpatriasi
ke Indonesia.

"Pasca evakuasi ke lokasi aman, beberapa hal yang akan dilakukan. Pertama pihak kepolisian akan melakukan BAP untuk bahan penyelidikan lebih lanjut," ungkap Retno dalam konferensi pers virtual.

"Kedua, selanjutnya para WNI akan diserahterimakan kepada KBRI Phnom Penh dan akan dipindahkan dari Sihanoukville ke Phnom Penh," sambungnya.***




 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Teguh Argari Bisono

Sumber: Twitter, pmjnews.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X