Menyangkut jamaah Indonesia yang wafat, Abdullah mengatakan pada hari pertama ada seorang jamaah yang wafat, bernama Suhati Rahmat Ali Binti H. Rahmat dengan Nomor Paspor C6495065 dan berusia 64 tahun. Jamaah tersebut wafat wafat setibanya di Madinah.
Ia menegaskan bahwa pemerintah hanya akan merilis data jamaah wafat yang telah keluar COD-nya (Certificate of dead) dari pihak berwenang. Jamaah yang wafat akan tetap kesempurnaan ibadah haji dengan digantikan atau dibadalkan.
“Seluruh jamaah yang wafat di Arab Saudi akan dibadalhajikan,”jelasnya Ahmad Abdullah.***
Artikel Terkait
Haji Mabrur Dambaan Utama Umat Islam, Ini Lima Tanda-tanda Jamaah Mendapatkannya
Kemudahan Bagi Jamaah Haji Tahun ini, Mulai Layanan Air Zamsam Hingga SIM Card Gratis
Gelang Jemaah Haji Mengandung Data Identitas Diri. Ini Detil Isinya
Kloter Pertama Haji 4 Juni 2022. Berikut Jadwal Lengkap Pemberangkatan dan Pemulangan Jemaah Haji
Kemenkes Siapkan Gelang Khusus Bagi Jamaah Haji Berisiko Tinggi. Ini Detail Fungsinya
Perhatian untuk Jemaah Haji 2022: Hasil PCR Maksimal 72 Jam Sebelum Berangkat ke Arab Saudi
Begini Nasib Jemaah Haji yang Positif Covid 19 saat Mau Berangkat ke Arab Saudi
Musim Haji Tahun Ini Beresiko Tinggi, Berikut Fasilitas Kesehatan Yang Diterima Jemaah Haji Indonesia