Pimpin Rakor, Menko PMK Minta Kapolda Jateng dan Ganjar Mempromosikan Jalur Selatan

photo author
Chambali, TitikTemu.co
- Sabtu, 23 April 2022 | 21:53 WIB
Rakor Kesiapan Daerah Dalam Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2022 (pic.  kemenkopmk.go.id)
Rakor Kesiapan Daerah Dalam Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2022 (pic. kemenkopmk.go.id)

TITIKTEMU.CO SEMARANG - Setelah dua tahun mudik dilarang, tahun ini pemerintah memperbolehkan mudik di masa libur lebaran 2022.

Arus mudik lebaran diprediksi akan membludak sangat besar. Berdasarkan survei dari Kementerian Perhubungan, sebanyak 85,5 juta pemudik akan kembali ke kampung halamannya. Salah satu destinasi utama pelaku perjalanan mudik adalah Provinsi Jawa Tengah, Kemenhub memperkirakan sebesar 26,8 persen atau 21,3 juta orang akan menuju Provinsi Jawa Tengah pada masa lebaran.

Untuk mengecek kesiapan Provinsi Jawa Tengah dalam menghadapi arus mudik lebaran, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan Rapat Koordinasi Kesiapan Dalam Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2022, di Kantor Pusat Jasa Marga Gerbang Tol Kalikangkung Semarang, pada Sabtu (23/4). 

Baca Juga: Pimpin Rakor, Menko PMK Minta Kapolda Jateng dan Ganjar Pranowo Mempromosikan Jalur Selatan

Rapat Koordinasi diikuti oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi, jajaran Forkopimda, jajaran dinas perhubungan, jajaran Kapolres seluruh Provinsi Jawa Tengah, serta stakeholder terkait. 

Dalam Rapat Koordinasi, Kapolda Jawa Tengah Ahmad Luthfi melaporkan bahwa Polda Jateng akan menyiagakan personel di seluruh wilayah jalur mudik, yakni di jalur Pantai Utara, di Jalur Selatan, jalur Pantai Selatan, jalur perbatasan, dan di 21 pos rest area di Provinsi Jawa Tengah. 

Luthfi menyampaikan, untuk pengamanan jalur mudik atau yang disebut Operasi Ketupat di Provinsi Jawa Tengah akan menyiagakan sekitar 11 ribu personal dan juga sekitar 1000 personel tambahan dari TNI dan dinas terkait di sebanyak 251 pos jaga.

Baca Juga: Bayar Zakat Fitrah Lebih Afdol Uang atau Beras? Begini Kata Ulama 

Kemudian, Polda Jateng juga akan menerapkan sistem one way serta ganjil genap apabila arus mudik pqdat, serta akan ada tim urai, penyiapan truk tangki BBM di rest area yang tidak ada SPBU, dan menyiagakan SPBU mobile untuk meng-cover mereka yang kehabisan bahan bakar di jalan.  

"Rest area juga disiapkan dengan fasilitas yang sebaik mungkin, serta disediakan gerai vaksinasi untuk vaksin booster," ujar Kapolda Jateng. 

Menanggapi laporan Kapolda Jateng, Menko PMK Muhadjir Effendy menyampaikan, ada empat variabel yang perlu disiapkan dalam menghadapi arus mudik lebaran 2022.

Baca Juga: Pendaftaran D'Academy 5 Diperpanjang Sampai 30 April 2022, Ini Persyaratan Audisi Online-nya 

"Pertama, tata kelola lalu lintas dan ketersediaan supply BBM dan distribusinya. Kedua, kondisi Covid-19 dan pelaksanaan vaksinasi baik dua dosis serta booster. Ketiga, ketersediaan bahan pokok dan penyaluran bansos dan keempat, kondisi yang tak terduga terkait bencana serta perilaku pemudik," ujar Menko PMK sebagaimana dilansir dari laman kemenkopmk.go.id, Sabtu, (23/4). 

Terkait tata kelola lalu lintas, Menko PMK mengapresiasi kesiapan dari Polda Jateng dalam menyiagakan mudik lebaran 2022.  

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Chambali

Sumber: Kemenkopmk.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X