Banyak Gereja Menjadi Lokasi Vaksin, Sejuta Vaksinasi Booster Yang Digelar PBNU Lampaui Target

photo author
Chambali, TitikTemu.co
- Jumat, 22 April 2022 | 19:53 WIB
Program 1 Juta Vaksinasi Booster PBNU, Polri dan Kemenag (pic. Kantor PBNU)
Program 1 Juta Vaksinasi Booster PBNU, Polri dan Kemenag (pic. Kantor PBNU)

TITIKTEMU.CO JAKARTA—Peserta 1 juta vaksinasi booster yang digelar PBNU, Polri dan Kementerian Agama memenuhi target. Bahkan dari data yang ada, jumlah peserta mencapai 1,3 juta orang.

 

“Alhamdulillah ini kerja yang luar biasa, saya baru ketemu Bapak Kapolri hari Jumat malam minggu lalu. Setelah itu kita lakukan koordinasi maraton. Dan alhamdulillah minat masyarakat luar biasa,” kata Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) saat memberikan sambutan launching 1 juta vaksin di kantor PBNU, Jakarta, Kamis (21/4/).  

Program 1 juta vaksinasi booster  digelar serentak di seluruh kantor PWNU, PCNU,  kantor Kemenag, kantor kepolisian, lemdik maupun pesantren yang ditunjuk.

Baca Juga: Oknum Polisi Terlibat Pemerasan. Kabid Humas : Dia Sering Bermasalah dan Terancam Dipecat

“Lokasi vaksin kali ini bahkan tidak sedikit yang diselenggarakan di gereja-gereja. Ini bukti bahwa antusiasme program ini sangat luar biasa. Di kantor PBNU saja jumlah peserta vaksin lebih dari seribu. Melebihi target,” kata Gus Yahya sebagaimana rilis yang diterima TITIKTEMU.CO dari Kantor PBNU.

Dukungan bagi program ini juga datang dari beragam elemen masyarakat. Mereka banyak yang secara gotong royong menyumbangkan aneka bingkisan bahkan juga doorprize. 

“Ada yang sampai tanya undian doorprize itu apakah tidak judi. Saya sampaikan tidak semua undian itu judi. Judi itu kalau ada taruhan,” kata Gus Yahya. 

Baca Juga: Kuota Haji Indonesia 2022 Sebanyak 100.051 Jemaah, Terbanyak Dibanding Negara Lain. Kloter Pertama 4 Juni 2022

Vaksinasi booster yang digelar kali ini, kata Gus Yahya, adalah bagian dari upaya untuk membantu masyarakat dalam mengamankan dari resiko pandemi Paska  lebaran. 

“Mari kita jaga jangan sampai kebahagiaan kita saat mudik tidak menjaga dari resiko pandemi,” kata Gus Yahya. 

Dalam kesempatan ini, Gus Yahya juga menyampaikan terimakasihnya kepada pemerintah khususnya kepolisian yang telah mengizinkan kembali masyarakat menggelar mudik lebaran. 

Baca Juga: Gus Baha: Lailatul Qadar Itu Dicari Bukan Menunggu. Begini Persiapannya

“Terimakasih Bapak Presiden. Terima kasih Bapak Kapolri, dan pemerintah yang telah membuka kesempatan mudik lagi. Mari kita jaga bersama jangan sampai mudik mencelakakan keluarga di rumah. Mari kita vaksin. Kajian bahtsul masail PBNU vaksinasi siang hari di bulan Ramadhan tidak membatalkan puasa,” ujarnya. 

Di tempat yang sama, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas juga menyampaikan tujuan utama vaksinasi jelang lebaran kali ini untuk melindungi pemudik dan keluarga pemudik yang ada di daerah. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Chambali

Sumber: rilis PBNU

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X