Koran itu diterbitkan dan dibagikan pertama kali dalam Konferensi Asia Afrika di Bandung, Jawa Barat, tahun 1955.
Baca Juga: Real Madrid Unggul 12 Poin di Puncak Klasemen LaLiga Spanyol, Berkat Dua Gol Penalti Karim Benzema
Sebagai satu-satunya publikasi berbahasa Inggris di Indonesia selama lebih dari satu dekade, majalah ini menangkap aspirasi dan kesulitan bangsa yang baru merdeka untuk khalayak global.
The Indonesian Observer bertahan hingga tahun 2001, sedangkan koran Merdeka berganti tangan pada akhir tahun 1999.
Di usianya yang sudah senja, Herawati masih aktif menekuni hobinya bahkan masih mengikuti turnamen bridge. Baginya permainan bridge dapat mengasah kemampuan otak dan mencegah kepikunan.
Baca Juga: JOGJA…JOGJA…JOGJAKARTA… Oleh: Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku
Herawati menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Medistra Jakarta pada 30 September 2016 di usia 99 tahun akibat pengentalan darah.
Herawati dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, di samping makam suaminya, BM Diah.***
Artikel Terkait
Cara Membuat Paspor Online. Unduh Aplikasinya via Google Play dan App Store. Praktis dan Hemat Waktu
Media Sosial Berperan Penting Menyebarluaskan Pesan Secara Maksimal
Sosok Roehana Koeddoes di Google Doodle Hari Ini, Siapa Dia?
Tampil di Google Doodle Hari Pahlawan: Ismail Marzuki
Dear Pencari Kerja, Begini Tips Wawancara dari HRD Google
YK TV, Media Digital Andalan Pemkot Yogyakarta
INFO LOKER : Lowongan Kerja Good News From Indonesia dari Social Media Specialist hingga Tiktoker
INFO LOKER : 73 Posisi Lowongan Kerja di Vidio, Mulai dari Copy Writer Hingga GM – Media. Cusss….