Program Kartu Prakerja Berlanjut di Tahun 2022. Pemerintah Siapkan Dana Rp 11 Trilyun. Yuuk cuss Bergabung!

photo author
Redaksi TITIKTEMU, TitikTemu.co
- Minggu, 26 Desember 2021 | 11:07 WIB
Ilustrasi Kartu Prakerja (Id.Wikipedia)
Ilustrasi Kartu Prakerja (Id.Wikipedia)

Secara sistem, program yang telah memberikan pelatihan dan insentif kepada 11,4 juta orang selama 20 bulan tersebut juga diakui oleh pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai best practice untuk dijadikan contoh bagi program-program lainnya.

Baca Juga: 12 Warisan Budaya Indonesia Diakui Dunia sebagai Bagian dari Kebudayaan Global oleh UNESCO

Survei Angkatan Kerja Nasional Agustus 2021 yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) juga menyatakan, angkatan kerja yang mengetahui kartu prakerja mengalami peningkatan dan 87,2 persen penerima yang menyelesaikan pelatihan menyatakan bahwa pelatihan meningkatkan keterampilan kerjanya.

Selanjutnya, 27 persen penerima kartu prakerja yang tidak bekerja pada Januari 2021, saat ini sudah bekerja atau berwirausaha. Untuk mendukung bagi mereka yang menjalankan usaha atau berwirausaha, Pemerintah juga memberikan dukukan kemudahan akses permodalan usaha melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

"Program kartu prakerja membuktikan sebagai satu-satunya layanan publik secara digital dan menjadi terobosan kebijakan ekonomi yang berdampak khususnya di bidang ketenagakerjaan dan kewirausahaan," ungkap Menko Airlangga.

Baca Juga: Tiga Raksasa Digital Indonesia Kawal Solo Menuju Smart City

Hal positif lainnya, program kartu prakerja mengakselerasi inklusi keuangan. Di mana, 28 persen penerima program kartu prakerja yang tidak memiliki rekening bank atau e-wallet sebelumnya, saat ini sudah memiliki rekening bank atau e-wallet.

Adapun, ekosistem kartu prakerja selama ini dibangun melalui kemitraan multipihak. Terdapat 7 platform digital, 181 lembaga pelatihan yang menyediakan 663 pelatihan, 5 mitra pembayaran, 8 institusi pendidikan, 4 job platform yang saling terkoneksi, serta 8 kementerian dan lembaga dan 17 pemerintah daerah yang membantu menyediakan data.

Pada 2021, penerima kartu prakerja juga sudah dapat melihat informasi lowongan pekerjaan yang bersesuaian dengan pelatihan yang telah diambil atau keahlian masing-masing, sehingga antara sisi penawaran dan permintaan tenaga kerja terhubung.

Baca Juga: Baca Alfatihah 41 Kali antara Salat Sunah dan Fardhu Subuh, Gus Baha: Kamu Tidak Akan Miskin

Untuk itu, pemerintah menyiapkan anggaran program kartu prakerja pada 2022 sebesar Rp11 triliun. Yang berbeda pada tahun sebelumnya, pada semester I program ini disiapkan dengan skema semi bansos. Berikutnya pada Semester II akan dijalankan secara hibrida (kombinasi online dan offline).

Menyangkut pendaftaran kartu prakerja di tahun depan masih tetap sama yakni melalui laman www.prakerja.go.id. Sementara itu, jumlah penerima kartu prakerja tahun 2022 ditargetkan sekitar 3 juta--4,5 juta penerima.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: indonesia.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X