Desa Ngerangan Bayat Pioner Produksi Blangkon Asli Klaten

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Minggu, 5 Desember 2021 | 09:33 WIB
Perajin blangkon asli Klaten di Desa Ngerangan Bayat Klaten. (pic. pemkab klaten)
Perajin blangkon asli Klaten di Desa Ngerangan Bayat Klaten. (pic. pemkab klaten)

TITIKTEMU.CO KLATEN – Warga Klaten kalau sekedar ingin membeli blangkon atau tutup kepala baju kejawen, tidak perlu jauh-jauh keluar kota.

Cukup datang saja ke Desa Ngerangan, Bayat, Klaten. Di desa ini sebagaimana dilaporkan laman Pemkab Klaten, selain terkenal sebagai cikal bakal angkringan atau biasa dikenal HIK, juga memiliki produksi kerajinan blangkon yang menarik tapi tetap berkualitas.

Baca Juga: Gunung Semeru Meletus, Sementara Tercatat Menelan Satu Orang Korban Jiwa

Baca Juga: Aman! Erupsi Gunung Semeru Tak Ganggu Penerbangan

Salah satu pengrajin blangkon yang aktif melakukan produksi adalah Widodo (52). Produksi blangkon yang dilakukan oleh Widodo sudah berlangsung sejak sepuluh tahun yang lalu.

Kulo niki tertarik kalih seni, yen ndelok-ndelok niku kebanyakan ngeten niki kan jarang tiyang-tiyang sing nekuni, mboten wonten sing nglestarikne (saya tertarik dengan seni. Kalau diperhatikan usaha ini jarang yang menekuni, tidak ada yang melestarikan),” kata Widodo di rumah produksi blangkon di Desa Ngerangan, Bayat.

Baca Juga: Warga Diminta Menjauhi Aliran Sungai yang Berhulu di Gunung Semeru  

Widodo sering mendapatkan pesanan dari tempat-tempat wisata, terutama dari makam Sunan Kalijaga di Kabupaten Demak. Produksi blangkon Widodo bergaya Solo dan Jogja. Untuk harga blangkon hasil dari produksinya bervariasi, mulai dari Rp 17.000,00 hingga Rp 40.000,00 per buah.

Selain itu, produksi blangkon Widodo juga mendapatkan dukungan dari Bumdes Desa Ngerangan, Bayat. Dukungan dari Bumdes Desa Ngerangan, Bayat adalah dengan mendirikan wisata edukasi produksi blangkon dengan nama The Blangkon Village.

“Pemerintah Desa Ngerangan melalui Bumdes juga sangat mendukung. Minimal pemihakan perhatian itu sudah ada. Agar masyarakat wisatawan datang ke Ngerangan menjadi tantangan kami ke depan” pungkasnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: Pemkab Klaten

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X