Di masa kekuasaan Mataram Kartasura, Pangeran Sambernyawa dan prajuritnya melarikan diri dari kejaran VOC. Mereka bersembunyi di sebuah sendang di Singodutan, Selogiri, Wonogiri.
Saat beristirahat dan berdoa di tempat itulah sang pangeran melihat seekor kerbau minum air sendang.
Baca Juga: 7 Wisata Air Terjun Terbaik di Tawangmangu, Nggak Kalah dengan Grojogan Sewu
Kerbau itu kondisinya penuh luka, tanduknya patah, karena baru saja berkelahi dengan dengan kerbau lain yang lebih besar.
Pangeran terkejut karena kondisi kerbau tiba-tiba langsung pulih, dan bahkan kembali berduel hingga menang.
Terinspirasi oleh pengalaman kerbau tersebut, Pangeran Sambernyata dan pasukannya pun meminum air di sendang.
Baca Juga: Destinasi Wisata Air di Klaten, Ini 7 Umbul yang Instagramable dan Wajib Dikunjungi
Pertempuran melawan VOC kembali dilanjutkan. Tak sekalipun pasukan Pangeran Sambernyawa kalah sejak minum air sendang.
Laman humas Pemkab Wonogiri menyebutkan sejak itulah sendang dinamakan Sendang Siwani yang artinya pemberi keberanian
5. Makam Ki Ageng Balak
Makam Ki Ageng Balak terletak di Desa Mertan, Bendosari, Sukoharjo. Balak dapat ditafsirkan sebagai pageblug tapi juga bisa berarti membangkang.
Baca Juga: Siap-siap Piknik, Kuy! Ini 10 Destinasi Wisata Jogja Paling Baru
Kenapa bernama Balak? Menurut cerita dari mulut ke mulut, Ki Ageng Balak merupakan nama samaran Raden Sujono, putra Brawijaya V pada era kekuasaan Majapahit.
Artikel Terkait
Pantai Coro Tulungagung, Surga Bagi Wisatawan yang Mencari Ketenangan Batin
Bisa Lihat Apa Saja di Tumurun Private Museum Solo?
Dieng Culture Festival Digelar Hybrid, Ganjar: Jaga Protokol Kesehatan Ketat!
7 Wisata Semarang Instagramable, dari Tempo Doeloe Hingga Kekinian
Waduk Cengklik Park, Wisata Baru di Boyolali yang Wajib Dikunjungi