Prokes Menuju Endemi, Tetap Pakai Masker Walau Sudah Vaksinasi Covid-19

photo author
Amraf, TitikTemu.co
- Rabu, 20 Oktober 2021 | 13:48 WIB
Prokes Menuju Endemi, Tetap Pakai Masker Walau Sudah Vaksinasi Covid-19 . (Foto: Ilustrasi-Pixabay)
Prokes Menuju Endemi, Tetap Pakai Masker Walau Sudah Vaksinasi Covid-19 . (Foto: Ilustrasi-Pixabay)

TITIKTEMU.CO, Jakarta - Meski secara umum penyebaran dan penanganan terkendali, pemerintah masih terus berupaya menurunkan kasus COVID-19 di seluruh pelosok.

Ancaman virus covid-19 yang dirasa masih akan terjadi beberapa waktu ke depan, menjadikan berbagai strategi dilakukan dengan matang.

Memasuki masa transisi COVID-19 dari pandemi menjadi endemi, pemerintahpun menguatkan upaya perlindungan kesehatan masyarakat dari hulu ke hilir.

Baca Juga: Kasus Positif Covid-19 Meroket, Walikota Moskow Perintahkan Pembatasan Aktivitas Masyarakat

Percepatan vaksinasi, tetap menjaga disiplin protokol kesehatan (Prokes), penguatan testing, tracing, treatment (3T), serta pemanfaatan teknologi informasi oleh masyarakat secara luas, terus digencarkan.

Dalam Dialog Produktif Media Center Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) - KPCPEN, Selasa 19 Oktober 2021, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Agus Suprapto menjelaskan terdapat tiga tahapan pandemi COVID-19 menuju endemi.

Pada tahap persiapan, upaya preventif dikatakannya, harus dikuatkan. Misalnya perilaku Prokes yang sudah melekat atau tertanam (embed), vaksinasi lebih dari 70%, serta penggencaran 3T oleh petugas-petugas yang kompeten.

Baca Juga: Turun Level PPKM, 27 Destinasi Wisata di Gunungkidul Mulai Dibuka Uji Coba Terbatas Hari Ini

Kemudian tahap transisi, di mana jumlah kasus terkendali dan angka kematian dapat ditekan. “Pada tahap ini, kehidupan kita masuk grey area (area abu-abu, tidak pasti), semua demi menjaga Prokes dan hidup berdampingan dengan COVID-19,” ujar Agus.

Ketiga adalah tahap endemi. “Tahap endemi adalah setelah semua terkontrol dan harapannya, semua jadi lebih baik," kata dia.

Endemi, menurutnya, tidak hanya untuk Indonesia, namun juga duniainternasional. Ia mengatakan, dengan persiapan dan transisi yang baik, maka dapat bersama-sama dan serentak menuju ke tahap tersebut.

Baca Juga: PPKM Jogja Level 2, Epidemiolog UGM Ingatkan Tanggung Jawab Masyarakat

Agus optimistis, bila angka kasus semakin turun, tidak terjadi gelombang ketiga pada akhir tahun, serta situasi tetap terkendali seperti saat ini, maka tahun depan ekonomi dapat pulih dan tumbuh di atas 5%.

“Saat ini, kita harus terus bangun suasana optimisme,” tegasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amraf

Sumber: KPCPEN

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X