Guna memenuhi kebutuhan tersebut MyEduSolve memberikan sertifikasi-sertifikasi yang diterima secara internasional, meliputi Microsoft Office Specialist, Microsoft Certified Fundamental, dan Microsoft Certified Educator.
Untuk jenis pekerjaan yang diakomodir seperti administrasi, akuntansi, penulis, web developer, hingga tenaga pendidik.
“Kita mau jadi semacam ‘makcomblang’-nya lah ya, di antara para orang-orang yang lagi nyari kerja ini dengan industri yang sedang membuka kesempatan dan opportunity yang ada,” kata Stephanie.
Sedangkan, Microsoft Indonesia Learning and Skills Specialist Obert Hoseanto memaparkan, saat ini industri merekrut pekerjanya berdasarkan standar kebutuhan, bukan sekadar ijazah.
Baca Juga: Alumni P3K UGM Go To Curug Leuwi Hejo, Sentul, Kabupaten Bogor, Awas Pinggang Pegal-Pegal
Apalagi di tengah perkembangan teknologi yang begitu pesat, menurutnya “skill digital citizenship” sangat dibutuhkan. Keterampilan ini meliputi bagaimana bersikap menjadi warga global, serta bagaimana bersikap di sosial media, serta teknologi virtual.
Untuk itu, menurutnya seseorang harus memiliki mindset untuk selalu berkembang dan belajar hal baru, karena teknologinya akan terus berubah.
“Pemerintah sekarang juga tengah mendorong upskilling dan reskilling ya. Terutama sekarang ini semua terakselerasi harus belajar skills baru, dengan apa yang dimiliki dari ijazahnya masing-masing,” tandasnya.***
Artikel Terkait
Per 1 Oktober, Kemendagri Catat 57.243 Posko Desa, Optimis Desa Bebas Covid-19
Ditjen Politik dan PUM Kemendagri Gelar Webinar Seleksi Calon Anggota KPU RI dan Bawaslu RI Periode 2022-2027
Didukung Ketua Komisi II DPR RI, Kemendagri Dorong Pembangunan Satu Data Kependudukan
Badan Litbang Kemendagri Gelar Seminar Bahas Hasil Kajian Konflik Pertanahan
Kemendagri Ajak Pemerintah Daerah Pahami Regulasi Penataan Kewenangan Desa