Saelanjutnya Nadiem meminta seluruh satuan pendidikan mengimplementasikan ketentuan pembelajaran di masa pandemi.
Baca Juga: Gubernur Ganjar Siapkan Aturan Khusus PTM: Biar Sekolah Nggak Seenaknya Sendiri!
Aturan tersebut sudah dituangkan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19.
“Peran komite sekolah dan orang tua penting. Mereka harus menjadi satgas untuk memastikan prokes. Karena sekolah bisa ditutup lagi kalau muncul klaster,” kata dia.
Dengan dimulainya PTM terbatas secara bertahap, Asesmen Nasional (AN) juga akan digelar untuk memetakan ketertinggalan pendidikan selama pembelajaran jarak jauh.
Nadim menilai asesmen penting untuk mengetahui tingkat numerasi dan literasi. Asesmen sebagai langkah evaluasi dari pemerintah untuk pemetaan mutu sistem pendidikan.
Evaluasi diterapkan dengan menggunakan instrumen asesmen kompetensi minimum, survei karakter, dan survei lingkungan belajar.
“Sekarang ini kita kan tidak tahu sampai seberapa ketertinggalan kita selama pembelajaran jarak jauh,” ujar Nadiem.***
Artikel Terkait
Siswa PTM Harus Berseragam? Ganjar : Yang Penting Sekolah, Nggak Pakai Seragam Nggak Masalah
Gubernur Anies Baswedan: Alhamdulillah 610 Sekolah di DKI Jakarta Sudah Mulai Melaksanakan PTM
Sekolah Tatap Muka, Jakarta Sediakan 70 Bus Sekolah Gratis untuk Siswa
Senangnya! Sekolah di Solo Mulai Tatap Muka Terbatas Senin
Tinjau Vaksinasi di SMAN 1 Kartasura, Presiden Jokowi: Segerakan PTM Jika Syaratnya Terpenuhi
PPKM Diperpanjang, Menteri Luhut: Protokol Kesehatan dan PeduliLindungi itu Wajib!
Ortu tak Perlu Stres Soal Asesmen Nasional, Ini Lho Kata Mas Menteri