nasional

'LOVE IN TURKEY' Episode 16, Oleh: Ahliya Mujahidin

Senin, 11 Juli 2022 | 07:00 WIB
Flora Turki. Ilustrasi (id.wikipedia.org)

"Apa tidak boleh pakai selain warna ini? Aku nggak suka warna ini?" tanyaku pada Jordan.

"Ini ketentuan yang sudah diberikan untuk acara ulang tahun Dokter Vera, Sabrina. Satu jam lagi acaranya di mulai. Apa kita batalkan saja tidak jadi hadir?"

"Jangan. Aku nggak mau membuat Dokter Vera kecewa."

"Aku tidak memaksamu untuk hadir. Jika kamu merasa keberatan dengan dress code yang diwajibkan, maka lebih baik kita tak usah hadir."

"Aku akan memakainya. Tunggu lima menit." Aku meraih pakaian itu, dan bergegas masuk ke dalam kamar mandi.

Baca Juga: BURSA TRANSFER PEMAIN: Manchester City, Spurs dan Liverpool Jor-joran. Darwin Nunez Masih Termahal Saat Ini

Aku menatap tubuhku yang terbalut dress warna merah ini. Warna merah selalu mengingatkan aku pada darah. Mengingatkan aku ketika ibu dan ayah mengalami kecelakaan. Aku takut.

Aku bergegas keluar dari dalam kamar mandi. Kudekati Jordan yang sedang duduk di ujung ranjang menantiku. "Aku sudah siap," kataku setelah persis di belakangnya.

Jordan menoleh ke arahku. Tatapannya menilai dari atas kepala sampai ujung kakiku. Aku hanya bisa menunduk.

"Lebih baik kita tidak usah ke acara ulang tahun Vera. Aku tidak suka kamu memakai pakaian itu. Ganti pakaianmu." Jordan melepas jasnya setelah mengatakan hal itu.

Aku sudah menduga dia tidak akan setuju aku mengenakan dress ini. Dress ini akan menunjukkan lekuk tubuhku.

"Aku akan mengirim pesan pada Vera jika kita tidak hadir untuk suatu alasan. Akan kupikirkan alasan yang tepat." Jordan melepas dasi yang mengait lehernya.

"Tapi aku tidak enak hati dengan Dokter Vera."

"Dia pasti bisa mengerti."

Aku berlalu menuju kamar mandi untuk melepas pakaian yang kukenakan. Aku bernapas lega karena Jordan menggagalkan rencana untuk hadir di acara ulang tahun dokter Vera. Aku menghampiri Jordan setelah mengganti pakaian.

Halaman:

Tags

Terkini