TITIKTEMU.CO, Yogyakarta - Bulan suci Ramadan1443 Hijriah telah tiba.
Umat Islam di seluruh dunia mulai melaksanakan kewajibannya untuk berpuasa selama satu bulan penuh.
Tahun ini adalah untuk ketiga kalinya, umat Islam menjalankan ibadah puasa dalam masa pandemi Covid-19 sejak tahun 2020 lalu.
Lantas bagaimana jika jadwal vaksinasi booster Covid-19 bertepatan dengan bulan puasa?
Baca Juga: Pemerintah Tetapkan Cuti Lebaran 29 April dan 4-6 Mei 2022, Ini Pernyataan Lengkap Presiden Jokowi
Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM, dr. Ade Febrina L, MSc, SpA(K) menyatakan, bila merujuk pada Fatwa MUI Nomor 13 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi Covid-19 Saat Berpuasa, maka vaksinasi aman dilakukan selama berpuasa atau dengan kata lain, tidak membatalkan puasa.
Menurut Fatwa MUI Nomor 13 Tahun 2021 tersebut, vaksinasi yang dilakukan dengan injeksi intramuscular (disuntik ke dalam otot – red.) tidak membatalkan puasa.
Artinya, melakukan vaksinasi Covid-19 bagi umat Islam yang berpuasa dengan injeksi intramuscular, hukumnya boleh, sepanjang tidak menyebabkan bahaya.
Baca Juga: Seleksi Rektor UGM : 6 Profesor Resmi Ditetapkan Sebagai Bakal Calon Rektor UGM Periode 2022 – 2027
“Seperti yang telah disampaikan oleh Komisi Fatwa MUI, penyuntikan vaksinasi diberikan melalui otot, bukan melalui lubang seperti mulut maupun hidung. Pemberian vaksinasi pun tidak akan menghilangkan perasaan seperti lapar maupun dahaga,” tutur dr. Ade dalam video berjudul ‘Vaksin Saat Bulan Puasa Bikin Batal Puasa Gak ya?’ yang dipublikasikan melalui kanal Youtube Rumah Sakit Akademik UGM (1/4).
Dokter Ade menambahkan, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan ketika melakukan vaksinasi selama sedang berpuasa:
Baca Juga: RAMADHAN : Empat Hikmah di Balik Makan Sahur, Banyak Manfaatnya Lho…
- Mencukupi tubuh dengan makanan yang sehat dan begizi, dilakukan pada saat sahur dan berbuka puasa.
- Mencukupi cairan yang dibutuhkan tubuh. Tubuh kita setidaknya membutuhkan asupan sebanyak 2 liter atau setara 8 gelas air putih sehari. Selama berpuasa, kita dapat menginisiasi pemenuhan asupan air tersebut dengan minum 2 gelas air putih saat berbuka, 4 gelas air putih saat makan malam, serta 2 gelas air putih ketika sahur.
- Beristirahat yang cukup.
Jika ketiga langkah tersebut dapat terpenuhi, maka diharapkan tubuh menjadi fit dan sehat.
Dan jika tubuh fit dan sehat, maka vaksinasi dapat dilakukan.
“Karena tubuh yang fit dan sehat merupakan syarat utama, sebelum kita melakukan vaksinasi,” pesan dr. Ade.
Baca Juga: Lonjakan Pemudik, Pengawasan Prokes dan Kelaikan Angkutan Jadi Perhatian Kemenhub