nasional

Heboh Benda Diduga Peluru Ditemukan di Menu Ayam MBG Lampung Utara, SPPG Sindangsari Disuspend

Kamis, 27 Agustus 2026 | 20:01 WIB
Viral ditemukan benda diduga peluru senapan angin dalam menu MBG di Lampung Utara. (TikTok/indrasegalogalo)

TITIKTEMU.CO - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah sebuah benda yang diduga sebagai peluru senapan angin ditemukan di dalam potongan daging ayam yang menjadi bagian dari menu makanan siswa di Lampung Utara.

Temuan tersebut viral setelah video seorang guru yang memperlihatkan benda diduga peluru itu beredar luas di media sosial. Dalam narasi video, benda tersebut disebut ditemukan oleh seorang siswa SD Negeri 3 Sindangsari, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara.

Guru yang diketahui merupakan Kepala Sekolah SDN 4 Sindangsari, Ida Yulia Mega, turut memberikan keterangan dalam video yang kemudian diunggah akun TikTok @indrasegalogalo pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Baca Juga: Kronologi Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan Rp3,5 Miliar, Berawal dari Pinjaman

“Dapur MBG yang kemarin bermasalah sama saya, punya kesalahan belum minta maaf dan sekarang buat kesalahan lagi,” ujar Ida dalam video tersebut.

Ia kemudian menyebut benda tersebut ditemukan oleh salah seorang siswanya.

“Ini murid saya kelas 5, Ardi, menemukan satu buah peluru senapan angin di dalam daging,” imbuhnya.

Benda Diduga Peluru Disebut Sudah Diperiksa Babinsa

Ida mengklaim telah meminta pihak Babinsa setempat untuk melihat benda yang ditemukan dalam makanan tersebut.

Menurut keterangan yang diterimanya, benda itu disebut merupakan peluru senapan angin.

“Kebenaran peluru ini sudah saya tanya pada pak Tentara, pak Babinsa di sekolah kami. Benar bahwa ini adalah peluru senapan angin,” kata Ida.

Baca Juga: Kronologi Kebakaran Kampung Adat Sade Lombok, 129 Rumah Hangus Dilalap Api hingga 320 Warga Terdampak

Atas kejadian tersebut, Ida meminta pihak dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertanggung jawab atas distribusi makanan tersebut memberikan penjelasan dan pertanggungjawaban.

Ia juga menyayangkan terjadinya kembali persoalan yang melibatkan SPPG tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini