nasional

6 Provinsi Jadi Prioritas Penanganan Karhutla 2026, Operasi Darat Jadi Andalan Pemerintah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:27 WIB
6 provinsi di Sumatera dan Kalimantan jadi prioritas penanganan karhutla 2026. Pemerintah mengandalkan operasi darat dan udara. (Ilustrasi/pixabay)

TITIKTEMU.CO – Pemerintah menetapkan enam provinsi di wilayah Sumatera dan Kalimantan sebagai daerah prioritas dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sepanjang 2026.

Enam provinsi tersebut yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Riau, Sumatera Selatan, dan Jambi. Penetapan ini dilakukan karena wilayah-wilayah tersebut dinilai memiliki risiko karhutla yang cukup tinggi.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkirakan periode dengan risiko karhutla paling tinggi terjadi pada Agustus hingga September 2026.

Pemerintah pun meminta pengawasan dan pemantauan di daerah diperketat untuk mencegah meluasnya titik api sekaligus mengurangi dampak karhutla terhadap lingkungan.

Baca Juga: Haru! Setelah 10 Tahun Jadi PMI di Taiwan, Yuni Akhirnya Bertemu Sang Ibu Berkat Program BRI

Enam Provinsi Jadi Prioritas Karhutla

Keputusan menjadikan enam provinsi sebagai prioritas penanganan karhutla dibahas dalam Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Karhutla 2026 pada Jumat, 21 Agustus 2026.

Salah satu perhatian utama pemerintah adalah meningkatnya potensi penyebaran titik panas akibat kondisi cuaca dan perubahan arah angin.

Berdasarkan pemantauan hotspot dan transboundary haze pada periode 1–20 Agustus 2026, pola angin yang dominan bergerak dari tenggara menuju barat berpotensi membawa asap kebakaran ke wilayah yang lebih luas.

BNPB juga mencatat bahwa sejak 6 Agustus 2026, asap karhutla telah terpantau bergerak hingga melewati perbatasan Indonesia dan Malaysia.

Kondisi tersebut membuat pemerintah perlu meningkatkan kewaspadaan, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan karhutla tinggi.

Baca Juga: Taman Nasional Way Kambas Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar: Petugas Terkendala Akses dan Lahan Gambut

Risiko Cuaca Kering hingga Awal 2027

Selain faktor angin, kondisi cuaca juga menjadi perhatian dalam penanganan karhutla tahun ini.

Halaman:

Tags

Terkini